Aksi Siswa SMPN 1 Bumiayu Tolak Pengangkatan Plt Kasek Viral di Medsos
Rabu, 12 November 2025 | 00.30

BREBES, puskapik.com - Ratusan siswa SMP Negeri Bumiayu, Brebes berunjukrasa di sekolahnya. Mereka melakukan aksi mogok belajar sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah daerah mengangkat Ina Pu...
BREBES, puskapik.com - Ratusan siswa SMP Negeri Bumiayu, Brebes berunjukrasa di sekolahnya. Mereka melakukan aksi mogok belajar sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah daerah mengangkat Ina Purnamasari sebagai Plt Kepala Sekolah.
Aksi yang terjadi pada Jumat pagi 7 November 2025 itu, viral di media sosal (Medsos) Instagram. Video aksi ini diunggaj akun Insta Bumiayu, berdurasi 1.50 menit. Dalam video ini, para siswa dalam aksinya juga berorasi. Mereka dalam orasinya keberatan Plt Kapala Sekolah di Ina Purnamasari.
Mereka beralasan Ina sebelumnya merupakan kepala SMPN 1 Bumiayu. Namun dijatuhi saksi pencobotan jabatan karena penyalahgunaan wewenang sebagai pengurus MKKS dalam pengadaan soal ujian yang dibiayai dana BOS. Atas pengangkatan itu, para siswa menyatakan penolakan dengan cara aksi mogok.
"Halo semuanya, kami pengin kalau Bu Ina jangan jadi kepala sekolah lagi karena banyak banget merugikan sekolah," ucap salah seorang siswi dalam orasi yang terekam jelas di video.
Masih dalam video ini, siswa lainnya mengaku, saat mendaftar dimintar membayar daftar ulang lebih karena untuk pengadaan AC. Tapi, sampai sekarang AC tidak ada.
"Seseorang yang sudah cacat hukum, tidak boleh dapat jabatan lagi bu," ungkapnya saat orasi.
Aksi yang dilakukan siswa itu spontan karena mendengar Ibu Ina akan diangkat kembali menjadi Kepala Sekolah.
"Ini spontan, karena mendengar Ibu Ina diangkat kembali menjadi kepala sekolah. Dulu pernah kena sanksi sehingga dicopot dari jabatannya," ungkap siswa kelas 8 yang tidak mau disabut namanya usai demo.
Data yang dihimpun puskapik.com di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, membenarkan jika ada pengangkatan Plt Kepala Sekolah SMPN 1 Bumiayu. Posisi ini dijabat Ina Purnamasari, dan resmi diangkat per 1 November 2025.
DIGERAKAN OKNUM GURU
Sementara itu Plt Kepala SMPN 1 Bumiayu, Ina Purnamasari kepada wartawan angkat bicara soal aksi ini. Mantan pengurus MKKS SMP Kabupaten Brebes ini tegas menyebut, aksi ini tidak melibatkan seluruh siswa tapi hanya sebagian siswa kelas 9.
"Itu bukan seluruh siswa. Hanya kelas 9, sedangkan lainnya tidak ikut aksi. Hanya kebetulan setiap hari Jumat itu ada kegiatan sholat duha berjamaah. Sehingga saat itu para siswa ada di lapangan dan terlihat banyak," katanya kepada wartawan melalui telepon.
Dia menilai, para siswa demo karena digerakkan oleh salah satu guru. Di mana guru dimaksud tidak menghendaki dirinya menjabat kembali sebagai kepala sekolah.
"Saya sudah mencari keterangan dari siswa dan guru. Aksi ini digerakkan oleh salah satu guru, bukan inisiatif siswa murni tapi ada yang menyuruh," ungkapnya.
Guru yang menggerakan aksi, lanjut dia, ditengarai merasa terancam atas pengangkatan kembali sebagai kepala sekolah. Karena itu, dia berusaha melakukan penolakan dengan memanfaatkan para siswa.
"Ada yang merasa terancam dengan diangkatnya kembali saya sebagai kepala sekolah. Jadi memanfaatkan siswa untuk demo," pungkasnya. **
Artikel Terkait

Pasca Longsor, Lahan Relokasi SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Brebes Sudah Tersedia dari Tanah Wakaf

Dishub Jateng Pasang Banner Peringatan di Jalur Bumiayu–Sirampog–Bumijawa, Pengendara Diminta Waspada Tanjakan Curam

Program Mudik Bareng, Pemkab Brebes Siapkan 4 Bus
