Dampak Banjir Sungai Keruh di Desa Dukuhturi Bumiayu: 9 Rumah Hanyut, 14 Rusak Berat

Kamis, 5 Februari 2026 | 14.50
Deretan rumah di blok Lebak Kalker Desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes terdampak banjir Sungai Keruh.
Deretan rumah di blok Lebak Kalker Desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes terdampak banjir Sungai Keruh.

Banjir Sungai Keruh di Bumiayu Brebes merobohkan dua rumah warga. Total 23 rumah terdampak sejak Januari 2026, sembilan di antaranya hanyut.

BREBES, puskapik.com – Banjir besar Sungai Keruh pada Rabu (4/2/2026) menyebabkan dua rumah warga di blok Lebak/Kalker Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, roboh dan hanyut.

Dua rumah itu masing masing milik Marno dan Mail. Kejadian itu menambah daftar jumlah rumah rusak/hanyut akibat banjir Sungai Keruh sejak 23 Januari 2026.

Berdasarkan data resmi dari kantor desa, jumlah total rumah terdampak banjir mencapai 23 unit. Dari jumlah tersebut, 9 rumah roboh atau hanyut terbawa arus, sedangkan 14 rumah lainnya mengalami kerusakan berat, termasuk bagian dapur dan struktur utama rumah.

Baca Juga: Tanggul Darurat Kali Bodri Longsor, Warga Kebonharjo Kendal Urunan Perbaikan

Sekretaris Desa Dukuhturi, Andi Kuswoyo, menjelaskan bahwa pendataan rumah terdampak dilakukan sejak banjir pertama pada 23 Januari 2026 hingga kejadian banjir terakhir pada 4 Februari 2026.

“Pada periode itu tercatat tiga kali banjir besar. Rumah-rumah yang terdampak sudah dilaporkan ke pihak kabupaten. Termasuk juga pendataan status tanahnya, sebagai dasar bantuan rehabilitasi rumah sesuai perintah bupati,” ujar Andi.

Menurut Andi, tingginya intensitas banjir tersebut agar menjadi perhatian warga yang bermukim di dekat aliran Sungai Keruh."Selaku perhatikan kondisi cuaca di hulu , dan segera mengamankan diri jika banjir datang," katanya.

Artikel Terkait