Di Demo Warga, Kades Benda Brebes akhirnya Mundur

Senin, 5 Januari 2026 | 16.29
Di Demo Warga, Kades Benda Brebes akhirnya Mundur

Kepala Desa Benda, Brebes, Baitsul Amri, mengundurkan diri usai didemo warga yang menuntut lengser terkait sejumlah persoalan desa.

BREBES, puskapik.com – Kepala Desa Benda, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Baitsul Amri, akhirnya mundur dari jabatannya, Senin (5/1/2026), setelah didemo warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda.

Pernyataan mundur tersebut disampaikan secara tertulis melalui surat bermaterai dan dibacakan di hadapan massa aksi.

Massa tiba di kantor Desa Benda sekitar pukul 11.30 WIB. Sebelumnya, mereka lebih dulu menggelar orasi di Simpang Tiga Benda, Jalan Bumiayu–Sirampog.

Baca Juga: Aliansi Masyarakat Peduli Desa Benda Gelar Demo, Tuntut Kades Mundur dan Usut Dana Desa

Setibanya di kantor desa, warga kembali menyuarakan tuntutan dan meminta Baitsul Amri hadir menemui pendemo di halaman kantor desa.

Pengamanan ketat terlihat di lokasi. Aparat dari Polres Brebes dan Kodim 0713 Brebes disiagakan untuk menjaga situasi tetap kondusif. Suasana sempat memanas saat kepala desa akhirnya keluar menemui massa.

Dalam dialog singkat di hadapan pendemo, massa secara tegas meminta Baitsul Amri mundur.

Baca Juga: TKA SD dan SMP Akan Diterapkan di Kota Tegal Setelah Lebaran

Aparat keamanan bersama Camat Sirampog berupaya menenangkan warga dan memberikan penjelasan bahwa dugaan penyelewengan dana desa masih dalam proses pemeriksaan oleh inspektorat.

Penjelasan tersebut tidak meredakan emosi massa yang sejak awal menuntut kepala desa lengser.

Dalam orasi dan pernyataan sikapnya, warga menilai Baitsul Amri tidak lagi layak memimpin Desa Benda.

Mereka menuding kepala desa telah berulang kali mengecewakan kepercayaan masyarakat, mulai dari persoalan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), pengelolaan Dana Desa, kendaraan operasional desa, hingga konflik pribadi dengan sejumlah warga.

Baca Juga: Netizen Ramai Bela Satpol PP dalam Penertiban Angkringan di City Walk Pemalang

Di hadapan massa, Baitsul Amri akhirnya menyampaikan permohonan maaf sekaligus pengakuan atas keterbatasannya selama menjabat.

“Saya hari ini menyatakan mundur dari Kades. Selama kami menjabat tentu banyak kekurangan, maka mohon dimaafkan,” ujarnya.

Setelah pernyataan mundur dibacakan, koordinator aksi Imadudin maju ke depan. Ia menyalami Baitsul Amri, lalu menyiapkan punggungnya sebagai alas penandatanganan surat pengunduran diri.

Aksi tersebut langsung disambut takbir dan tepuk tangan warga yang memadati halaman kantor desa. Setelah itu, massa aksi membubarkan diri dengan tertib.

Artikel Terkait