KH Labib Shodik Tegaskan Bukan Bagian Komite Percepatan Pemekaran Brebes : Nama Saya Dicatut

KH Labib Shodik tegaskan bukan bagian Komite Pemekaran Brebes, menolak pencatutan nama dan minta klarifikasi terbuka.
BREBES, puskapik.com – Pengasuh Ponpes Al Hikmah 1 Benda, Kabupaten Brebes, KH Labib Shodik Suhaemi menegaskan dirinya bukan bagian dari Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Brebes dan tidak pernah memberikan persetujuan atas pencantuman namanya dalam struktur kepengurusan.
Penegasan tersebut disampaikan KH Labib sebagai bentuk klarifikasi kepada publik menyusul beredarnya susunan kepengurusan komite yang mencantumkan dirinya sebagai unsur penasihat.
Ia menyatakan menolak secara tegas dan tidak merestui pencatutan nama tersebut.
“Saya keberatan nama saya dicatut, baik sebagai pribadi maupun tokoh agama, sebagai unsur penasihat. Saya tidak ridho dan menolak duduk dalam struktur kepengurusan,” tegas KH Labib, Kamis 8 Januari 2026.
Baca Juga: Jalan Cinanas-Pruwatan Brebes Ambles Sepanjang 35 Meter, Kendaraan Kesulitan Lewat
Selain menyatakan penolakan, KH Labib juga meminta pimpinan komite untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada masyarakat.
Ia menegaskan tidak bertanggung jawab, baik secara moral maupun materiil, atas seluruh aktivitas yang mengatasnamakan dirinya.
KH Labib menilai isu pemekaran perlu ditempatkan secara proporsional. Ia mengingatkan bahwa kewenangan pemekaran Brebes saat ini berada di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat, bukan lagi di pemerintah kabupaten.
“Kenapa Bupati terus didorong seolah masih memegang kewenangan? Jangan terus mendiskreditkan bupati. Kita justru harus mendukung kinerjanya agar amanah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa aspirasi pemekaran adalah hak warga. Namun demikian, tidak boleh dikemas dengan narasi yang berpotensi menimbulkan instabilitas sosial maupun ketidakpercayaan publik terhadap pemerintah daerah.
Artikel Terkait

Layanan Air Bersih PDAM Tirta Baribis ke 7.600 Pelanggan di Bumiayu Mulai Pulih Pasca Banjir

Emak-emak Desa Adisana Brebes Turun ke Jalan Soroti Banjir Berulang dan Kerusakan Hutan

Waspadai Banjir, Saluran Perkotaan Dipenuhi Enceng Gondok Dibersihkan
