Sarjana STIT Al-Hikmah Benda Brebes Didorong Adaptif Hadapi Perubahan Dunia Pendidikan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 17.26
Para wisudawan STIT Al-Hikmah 1 Benda mengikuti prosesi Wisuda Sarjana S1 di Hotel Grand Dian Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Para wisudawan STIT Al-Hikmah 1 Benda mengikuti prosesi Wisuda Sarjana S1 di Hotel Grand Dian Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Wisuda perdana STIT Al-Hikmah Benda meluluskan 34 sarjana. Lulusan didorong mampu beradaptasi dengan zaman tanpa kehilangan karakter dan moral.

BREBES, puskapik.com – Perubahan dunia pendidikan menuntut para sarjana untuk terus beradaptasi. Namun, kemampuan mengikuti perkembangan zaman dinilai tidak boleh membuat mereka kehilangan karakter dan nilai moral yang telah dibangun selama menempuh pendidikan.

Hal tersebut disampaikan Dewan Pembina Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al-Hikmah, H. Sururul Fuad, Lc, saat menghadiri Dies Natalis ke-IV dan Wisuda Sarjana S1 STIT Al-Hikmah 1 Benda di Hotel Grand Dian Bumiayu, Kabupaten Brebes, Kamis, 27 Agustus 2026.

Sururul mengatakan tantangan dunia pendidikan ke depan semakin kompleks. Para sarjana, khususnya yang dipersiapkan menjadi tenaga pendidik, perlu memiliki kemampuan menyesuaikan diri dengan perubahan.

Di sisi lain, mereka tetap perlu mempertahankan karakter dan moralitas yang menjadi bagian dari pendidikan berbasis pesantren.

Baca Juga: Penyaluran KIP, UPS Tegal Minta Pengawasan Orang Tua Mahasiswa agar Tepat Sasaran

“Sebagai bagian dari keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hikmah, kami berharap lulusan STIT Al-Hikmah mampu menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi penerus yang berakhlak mulia dan berdaya saing,” ujar Sururul.

Sururul yang juga alumni Pondok Pesantren Al-Hikmah Benda serta Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi PKS Dapil 9 itu menilai kemampuan akademik saja belum cukup untuk menghadapi kebutuhan pendidikan saat ini.

Wisuda STIT Al-Hikmah Benda Tahun Akademik 2025/2026 diikuti 34 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Manajemen Pendidikan Islam (MPI). Mereka menjadi lulusan perdana perguruan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Pondok Pesantren Al-Hikmah Benda tersebut.

Ketua STIT Al-Hikmah Benda, H. Mukhlis Syafiq, Lc., M.Si., mengatakan nilai-nilai pesantren menjadi bagian dari proses pendidikan mahasiswa.

“Misi utama kami adalah mengkader para calon guru agar menjadi tenaga pendidik yang profesional di bidangnya, sekaligus membawa semangat dakwah yang ramah, santun, dan membawa kebaikan bagi semesta alam,” kata Mukhlis. Ia berharap para lulusan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh ketika kembali ke sekolah maupun terjun ke masyarakat.

Baca Juga: Sepatu Bau? Coba Trik Kantong Teh yang Praktis Ini

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Untung Rizaludin, mengatakan wisuda tersebut sejalan dengan program Satu Keluarga Satu Sarjana.

“Pemkab Brebes menyampaikan selamat kepada seluruh wisudawan. Kami bangga karena apa yang dilakukan STIT Al-Hikmah Benda sejalan dengan semangat Pemkab Brebes melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana,” ujar Untung.

Dalam kesempatan itu, bantuan Program Satu Keluarga Satu Sarjana juga diserahkan secara simbolis kepada mahasiswa penerima manfaat. Wisuda turut dihadiri Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikmah 1 KH Labib Sodiq, perwakilan Kopertais Wilayah X Jawa Tengah Prof. Dr. Rokhmadi, M.Ag., perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, sivitas akademika, serta orang tua wisudawan.**

Artikel Terkait