Sungai Keruh Bumiayu Brebes Kembali Meluap, Warga Waswas

Minggu, 1 Februari 2026 | 17.17
Tangkapan layar video yang beredar di grup WhatsApp menunjukkan Sungai Keruh Bumiayu, Brebes, kembali meluap, Minggu 1 Februari 2026
Tangkapan layar video yang beredar di grup WhatsApp menunjukkan Sungai Keruh Bumiayu, Brebes, kembali meluap, Minggu 1 Februari 2026

Hujan deras membuat Sungai Keruh Bumiayu Brebes kembali meluap. Warga waswas banjir susulan dan khawatir tanggul darurat serta jaringan PDAM terdampak.

BREBES, puskapik.com – Hujan deras mengguyur wilayah selatan Kabupaten Brebes sejak pukul 15.30, menyebabkan Sungai Keruh kembali meluap, Minggu 1 Februari 2026. Kondisi ini membuat warga waswas menghadapi kemungkinan banjir.

Kekhawatiran warga beralasan, mengingat video pendek banjir di Desa Dawuhan tersebar luas di beberapa grup WhatsApp. Dalam video tersebut, air menggenangi jalan lingkungan desa Dawuhan, yang terletak di kawasan hulu Sungai Keruh, Kecamatan Sirampog.

Video lain yang beredar, luapan Sungai Keruh di Desa Dukuhturi dan Penggarutan berwarna coklat terlihat sangat deras. Beberapa alat berat yang sebelumnya dikerahkan untuk normalisasi terpaksa dihentikan sementara dan diparkir di lokasi aman.

Baca Juga: Unik! Di Pangebatan Brebes, Bahasa Sunda dan Jawa Hidup Berdampingan Tanpa Salah Paham

Banjir ini memicu kekhawatiran warga. Nur, warga Desa Adisana, mengatakan khawatir tanggul darurat akan jebol sehingga desanya terendam air Sungai Keruh.“Tapi semoga semuanya aman terkendali,” ujarnya.

Kekhawatiran yang sama dikemukakan Ari, warga Bumiayu. Ia khawatir banjir kembali memutus jaringan pipa PDAM."Sepekan kemarin putus akibat banjir. Sangat repot kalau tidak air," katanya.

Hingga berita ini diunggah, Sungai Keruh Bumiayu masih meluap. Koordinator Penanganan Bencana BPBD Kabupaten Brebes Posko Bumiayu, Budi Sujatmiko, memastikan pihaknya masih terus melakukan pemantauan kondisi Sungai Keruh dan wilayah terdampak.

Artikel Terkait