Jangan Sembarangan! Penyalahgunaan Tramadol Bisa Merusak Otak

Bahaya penyalahgunaan tramadol mengintai pelajar dan pekerja. Tanpa resep dokter, obat pereda nyeri ini bisa memicu kejang, gangguan napas, hingga kecanduan.
TEGAL, puskapik.com - Tramadol sebenarnya adalah obat pereda nyeri tingkat sedang hingga berat yang bekerja langsung pada sistem saraf pusat.
Sayangnya, obat ini sering disalahgunakan oleh para pelajar dan pekerja demi mendapatkan rasa tenang dan bisa meningkatkan stamina.
Namun, tanpa arahan medis yang jelas, penggunaan sembarangan bisa merusak otak dan memicu ketergantungan yang sangat sulit dihilangkan.
Baca Juga: Kenapa Penggunaan Tramadol Berlebihan Bisa Bikin Anak Bringasan, Ini Penjelasannya
Dilansir dari U.S. Food and Drug Administration, penyalahgunaan tramadol dapat menimbulkan berbagai efek samping serius, mulai dari kejang hingga kesulitan bernapas.
Risiko tersebut akan semakin meningkat jika obat ini dikonsumsi dalam dosis berlebihan atau dicampur dengan alkohol maupun obat penenang lainnya.
Karena sifatnya yang memengaruhi otak dan sistem saraf, dosis yang berlebihan bisa membuat paru-paru sulit bekerja dengan optimal, terutama jika dicampur dengan alkohol atau zat penenang lainnya.
Baca Juga: Perang Lawan Tramadol, Polres Tegal Sikat Dua Pengedar Obat Keras Ilegal
Dampak jangka panjangnya pun mengerikan, karena bisa menyebabkan kerusakan permanen pada fungsi hati, ginjal, serta gangguan mental yang serius.
Untuk menghindari risiko tersebut, sangat penting untuk mengikuti anjuran medis. Dikutip dari Alodokter, cara menggunakan Tramadol dengan benar adalah: "Ikuti anjuran dokter dan baca petunjuk pada kemasan sebelum mengonsumsi tramadol bentuk minum.


