Air Pasang Tak Pernah Absen, Permukiman Kendal Terendam Setiap Hari

Rabu, 6 Mei 2026 | 18.55
Genangan rob yang terjadi hampir setiap hari di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kota. (edhot)
Genangan rob yang terjadi hampir setiap hari di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kota. (edhot)

Banjir rob di Bandengan Kendal terjadi hampir tiap hari, genangan hingga 50 cm ganggu aktivitas warga, akses jalan, dan ekonomi, warga minta solusi permanen.

KENDAL, puskapik.com — Banjir rob yang melanda wilayah pesisir kembali menjadi keluhan utama warga RW 2 Desa Bandengan, Kecamatan Kendal.

Genangan air laut yang masuk ke permukiman saat pasang kini terjadi hampir setiap hari dan belum menunjukkan tanda-tanda penanganan serius.

Di sekitar Musholla Baitul Ihsan, air tampak menggenangi jalan hingga ke gang-gang kecil.

Baca Juga: 7 Momen Penting Perjalanan Pemekaran Brebes Selatan, Dari Wacana 1957 hingga Kini Menanti Paripurna DPRD Jateng

Tidak adanya saluran pembuangan yang memadai membuat air tertahan dan sulit surut, sehingga sebagian akses warga terendam cukup lama.

Salah satu warga, Rosidi, menuturkan bahwa ketinggian air saat rob bisa mencapai 30 sentimeter, terutama pada sore hari setelah waktu asar.

Bahkan, kondisi tersebut bisa semakin parah saat hujan deras turun bersamaan dengan air laut pasang.

Baca Juga: Gubernur Jateng Dorong Investor Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

“Kalau rob bareng hujan, air bisa sampai 50 sentimeter. Itu sudah sering terjadi,” ungkapnya.

Genangan yang terus berulang ini berdampak luas pada kehidupan warga. Mobilitas menjadi terhambat karena kendaraan sering mengalami kerusakan saat melintasi genangan. Kondisi ini juga menyulitkan orang tua yang harus mengantar anak ke sekolah.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait