BPR BKK Jateng Tegas Berkomitmen Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Rabu, 27 Agustus 2025 | 22.26

PUSKAPIK.COM, Semarang – PT BPR BKK Jateng berupaya meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya lewat beragam program. Sebagai BUMD milik Provinsi Jawa Tengah dan kabupaten/kota, BKK Jateng berper...
PUSKAPIK.COM, Semarang – PT BPR BKK Jateng berupaya meningkatkan kesejahteraan petani di wilayahnya lewat beragam program.
Sebagai BUMD milik Provinsi Jawa Tengah dan kabupaten/kota, BKK Jateng berperan penting dalam mendukung sektor pertanian, mulai dari penyediaan akses permodalan hingga membantu mencarikan pembeli hasil panen.
"Poin pentingnya adalah bagaimana kita meningkatkan harkat martabat petani, tingkat pendapatan petani, akses petani terhadap kebutuhan pupuk dan sebagainya," kata Direktur PT BPR BKK Jateng, Koesnanto di sela audiensi dengan Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi di Semarang pada Rabu, 27 Agustus 2025. Ia membeberkan, BKK Jateng sudah memulai dengan pendampingan petani cabai di Kota Magelang dan beberapa daerah lain di Jawa Tengah. Di Kota Magelang, BKK Jateng telah mendampingi sekitar 2.000 petani cabai. Masing-masing petani menggarap sekitar 2.000 m². Di sana BKK Jateng memberikan akses permodalan antara Rp16,8 juta sampai Rp17 juta dengan bunga 0,65% perbulan. Pembayaran dilakukan setelah panen dan sudah termasuk dengan asuransi di dalamnya. "Tentunya ekosistem yang dibentuk di Magelang ini melibatkan koperasi petani, BKK Jateng, dinas terkait, dan asuransinya. Kita carikan off taker juga, sehingga hasil pertaniannya bisa terserap. Ekosistem yang kita bentuk ini akan lebih bisa menguntungkan petani," jelasnya. Koesnanto mengatakan, ekosistem yang sudah ada di Kota Magelang ini diharapkan bisa diterapkan di daerah lain. Pihaknya juga sudah menyasar di beberapa daerah seperti Banjarnegara, Wonosobo, Temanggung, dan sekitarnya. "Gubernur mengarahkan agar BKK Jateng konsentrasi pada cabai dan produk lainnya. Kami ingin cabai ini benar-benar bisa dinikmati oleh masyarakat Jawa Tengah, sehingga kebutuhan cabai bisa aman, harganya stabil, dan kesejahteraan petani meningkat," kata Koesnanto. Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh PT BPR BKK Jateng. Ia berharap seluruh daerah dapat melakukan praktik yang sama, sehingga kebutuhan bahan pokok di masing-masing daerah terpenuhi dan swasembada pangan bisa terwujud. “Ekosistem yang dibuat BKK Jateng merupakan inisiatif yang bagus,” kata dia. **Artikel Terkait

Membanggakan, Putri Wagub Jateng Sabet Juara Coding Programmer 2026

Isra Mikraj di Tegal, Wagub Taj Yasin Tekankan Peran Doa Ulama

Pemprov Jateng Perkenalkan “Si Dia Baik”, Inovasi Digital Amal Umat Kristiani Berbasis Transparansi
