Bukan Sekadar Gelar Juara, SMAN 1 Boja Kendal Bekali Siswa Jadi Generasi Berencana

SMAN 1 Boja meraih Terbaik I Sekolah Siaga Kependudukan Jateng 2026. Program ini membekali siswa memahami kependudukan dan merencanakan masa depan.
KENDAL, puskapik.com – Prestasi SMA Negeri 1 Boja dalam bidang kependudukan kembali mencuri perhatian.
Bukan hanya soal penghargaan, sekolah di Kabupaten Kendal itu berhasil membangun program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dengan memasukkan isu kependudukan ke dalam aktivitas belajar siswa.
Konsistensi tersebut berbuah penghargaan Terbaik I SSK Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026.
Baca Juga: 274 Kader Antar Makanan, KAJEKZI Kendal Jadi Andalan Baru Lawan Stunting
Penghargaan diberikan berdasarkan Pengumuman Sekolah Siaga Kependudukan Tingkat Provinsi Jawa Tengah Nomor B-805/PD.04/J12/2026 dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Tengah.
Kepala SMAN 1 Boja Nurhadi SPd MPd mengatakan, keberhasilan tersebut tidak diraih secara instan. Program SSK telah dikembangkan secara berkelanjutan dan melibatkan berbagai unsur di lingkungan sekolah.
“Alhamdulillah, tahun ini kami kembali mendapatkan Terbaik I Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Ini tentu hasil kerja bersama seluruh insan akademik, sekaligus dukungan berbagai pihak,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).
Baca Juga: Ekonomi Lesu, Pedagang Pasar Pagi Kota Tegal Keluhkan Omzet Turun hingga 25 Persen
Salah satu kekuatan program tersebut adalah integrasi materi kependudukan ke dalam pembelajaran. Artinya, siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan kependudukan melalui kegiatan khusus, tetapi juga melalui mata pelajaran yang mereka ikuti sehari-hari.
Materi kependudukan antara lain diintegrasikan dalam PJOK, Biologi, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (PABP), serta sejumlah mata pelajaran lainnya sesuai kompetensi.
Program itu juga diperkuat melalui kegiatan ekstrakurikuler. PIK-R Avara Asa, Pramuka, PMR, Karya Ilmiah Remaja (KIR), tata boga, hingga berbagai kegiatan lainnya menjadi ruang bagi siswa untuk menerapkan dan menyebarkan pengetahuan kependudukan.
Menurut Nurhadi, tujuan utama SSK bukan semata mengejar penghargaan. Program tersebut diarahkan untuk membentuk siswa menjadi generasi yang mampu merencanakan masa depan dengan baik.
Sebanyak 12 duta sekolah turut menjadi penggerak program. Mereka berperan menyampaikan pesan-pesan kependudukan sekaligus mengajak siswa lain memahami pentingnya perencanaan kehidupan sejak usia remaja.
“Yang paling penting adalah bagaimana program ini benar-benar memberikan bekal bagi generasi muda dalam merencanakan masa depannya,” katanya.
Perjalanan SMAN 1 Boja dalam program SSK juga bukan baru dimulai. Sekolah tersebut telah menyandang predikat SSK Paripurna sejak 2022.


