Gubernur Ahmad Luthfi Tegaskan Harga Pangan Jelang Lebaran Harus Terkendali

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi tegaskan harga pangan jelang Ramadan dan Idulfitri harus terkendali, distribusi lancar, dan jangan ada permainan harga.
Selain pengendalian inflasi, Luthfi menekankan pentingnya menjaga lahan pertanian melalui percepatan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Saat ini, sekitar 1,3 juta hektare lahan pertanian di Jawa Tengah harus dipertahankan.
“Lahan pertanian harus kita pertahankan. Produksi pangan harus kita tingkatkan, teknologi pertanian harus kita dorong,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah Mohamad Noor Nugroho mengatakan inflasi Jawa Tengah pada Januari 2026 tercatat 2,83 persen secara tahunan (year on year/yoy) dengan deflasi 0,35 persen secara bulanan (month to month/mtm).
“Inflasi Jawa Tengah masih berada dalam rentang sasaran dan relatif terjaga. Deflasi Januari terutama didorong kelompok makanan, minuman, dan tembakau seiring masuknya masa panen dan normalisasi permintaan pasca-Nataru,” kata Nugroho.
Namun, ia mengingatkan risiko kenaikan harga pada momentum Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tetap perlu diantisipasi.
“Secara historis, komoditas seperti beras dan aneka cabai sering menjadi penyumbang inflasi saat Ramadan dan Idulfitri. Karena itu penguatan pasokan dan kelancaran distribusi menjadi kunci,” ujarnya.
Artikel Terkait

Gubernur Ahmad Luthfi Percepat Relokasi 900 Rumah Korban Tanah Gerak di Tegal hingga Purbalingga

Disambut Hangat Sejak Tiba hingga ke Desa, Delegasi Shiga Jepang Apresiasi Keramahan Warga Jawa Tengah

Rawa Pening Jadi Agenda Strategis Kerja Sama Jateng–Shiga Jepang, Disiapkan Studi dan Proyek Percontohan Green Economy
