Ning Nawal Tingkatkan Layanan Posyandu & PAUD Jateng Bersama Psikologi Undip

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15.52
Ning Nawal Bersama Psikolog Undip
Ning Nawal Bersama Psikolog Undip

Tingkatkan Layanan Posyandu & PAUD Jateng, Ning Nawal Kerja Sama Fakultas Psikologi Undip

SEMARANG, puskapik.com - Di bawah naungan Hj Nawal Arafah Yasin, M.S.I, Posyandu Jawa Tengah dan PAUD Jateng terus melebarkan sayap. Untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat, Posyandu dan PAUD Jateng menggandeng Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (Undip).

Langkah kolaborasi ini untuk mewujudkan kerjasama atau MoU yang sudah diteken Gubernur Jateng Ahmad Luthfi dengan 44 Perguruan Tinggi di Jawa Tengah, diantaranya Undip.

"Hari ini kita melakukan diskusi dan penjajakan kerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip. Fokus kita adalah untuk mengembangkan program-program di Bunda PAUD dan Posyandu," kata Hj Nawal Arafah Yasin, yang juga Ketua Tim Pembina (TP) Posyandu sekaligus Bunda PAUD Jawa Tengah, setelah audiensi di Ruang Rapat Fakultas Psikologi Kampus Undip Tembalang, Jumat (23/1/2025).

Baca Juga: Banjir Sungai Keruh Putuskan Pipa PDAM, Layanan Air Bersih ke 7.600 Pelanggan di Bumiayu Terhenti

Di hadapan Dekan Fakultas Psikologi Undip Semarang, Prof Dian Ratna Sawitri, Ning Nawal, panggilan akrabnya memaparkan sejumlah program unggulan serta peluang kolaborasi, yang berfokus pada penguatan layanan Posyandu dan peningkatan kualitas PAUD di Jawa Tengah.

Ning Nawal mengungkapkan, alasan menggandeng Fakultas Psikologi Undip karena pihaknya membutuhkan kolaborasi dengan para pihak, termasuk akademisi, khususnya layanan kesehatan mental.

Pada kesempatan itu, Nawal membeberkan sejumlah peluang kolaborasi, yang bisa dilakukan kedua pihak. Untuk Posyandu, meliputi penguatan kapasitas kader, penyuluhan dan rehabilitasi trauma paskabencana, layanan konseling atau pemulihan psikis bagi perempuan, anak, dan penyandang disabilitas korban kekerasan.

Sedangkan untuk PAUD, Fakultas Psikologi Undip dapat memberikan dukungan dalam peningkatan kapasitas guru, tentang tumbuh kembang anak PAUD, kesehatan mental, penyuluhan orang tua tentang tumbuh kembang anak dan pengasuhan anak usia dini, serta pemulihan psiklogis bagi anak PAUD korban kekerasan atau bullying.

Menurut dia, layanan kesehatan mental ini relevan dengan permasalahan anak saat ini. Di sisi lain, juga menjadi bagian dari inovasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Masyarakat (SPM), yang saat ini melayani bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum.

"Kita butuh sekali untuk bagaimana pembuatan modul, peningkatan kapasitas, kemudian di Posyandu nantinya paling tidak itu kita melakukan (menghadirkan) layanan kesehatan mental," ungkap istri Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) itu.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait