Pemkab Kendal Tegaskan Peran Keluarga untuk Cetak Generasi Berkualitas

Senin, 29 Juni 2026 | 13.57
Wakil bupati kendal bersama penerima penghargaan usai upacara harganas di Alun-alun Kendal.
Wakil bupati kendal bersama penerima penghargaan usai upacara harganas di Alun-alun Kendal.

Pemkab Kendal memperingati Harganas ke-33 dengan tema "Ayah Wajib Hadir", menguatkan peran ayah dalam pengasuhan demi mewujudkan keluarga berkualitas.

KENDAL, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Kendal memperkuat komitmen dalam membangun keluarga yang berkualitas, harmonis, dan tangguh melalui peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tahun 2026.

Peringatan tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal, Senin (29/6/2026). Upacara dipimpin oleh Wakil Bupati Kendal, Benny Karnadi, selaku inspektur upacara.

Mengusung tema “Ayah Wajib Hadir”, peringatan Harganas tahun ini menekankan pentingnya keterlibatan ayah dalam keluarga. Kehadiran ayah tidak hanya dimaknai secara fisik sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai sosok yang hadir secara emosional dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Baca Juga: DWP Jateng Buka Dharma Daycare, Fasilitas Lengkap Tarif Bersahabat

Dalam sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji yang dibacakan Wakil Bupati Kendal, disampaikan bahwa keluarga menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang semakin kompleks.

Penguatan keluarga dinilai menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul untuk menuju Indonesia Emas 2045.

“Dalam momentum Hari Keluarga Nasional ke-33 ini, kita diingatkan bahwa kehadiran ayah dalam keluarga bukan sekadar sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendamping, pendidik, pelindung, dan teladan bagi anak-anak,” ujar Benny saat membacakan sambutan.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Patebon Kendal, Pengendara Motor Tewas Tabrak Truk Tronton Parkir

Menurutnya, kehadiran ayah secara emosional memiliki peran besar terhadap pembentukan karakter serta kesehatan mental anak. Pengasuhan juga harus menjadi tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu agar anak dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter.

Pemerintah menilai tantangan perkembangan teknologi, perubahan sosial, hingga dinamika global saat ini membutuhkan ketahanan keluarga yang kuat. Keluarga menjadi benteng utama dalam membentuk generasi yang mampu beradaptasi dan memanfaatkan bonus demografi sebagai peluang pembangunan bangsa.

Dalam peringatan Harganas ke-33 ini, terdapat tiga pilar utama yang menjadi perhatian dalam pembangunan keluarga. Pertama, peningkatan kesehatan keluarga melalui percepatan penurunan angka stunting.

Kedua, penguatan pendidikan karakter sejak usia dini dengan menjadikan keluarga sebagai sekolah pertama bagi anak. Ketiga, membangun ketahanan mental agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, adaptif, dan siap menghadapi masa depan.

Melalui momentum Harganas ke-33, Pemerintah Kabupaten Kendal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat peran keluarga sebagai pusat pembentukan karakter.

Komitmen bersama tersebut diharapkan mampu menciptakan keluarga yang harmonis, mandiri, dan berkualitas sehingga dapat melahirkan generasi penerus bangsa yang siap mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Artikel Terkait