Pemprov Jateng Percepat Perbaikan Jalan, Siap Sambut Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Februari 2026 | 16.33
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi

Pemprov Jateng perbaiki 106 ruas jalan jelang mudik 2026. Tiga ruas diresmikan, pemantapan jalan provinsi capai 94 persen.

SEMARANG, puskapik.com — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mempercepat perbaikan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran 2026.

Dalam tiga bulan terakhir, sebanyak 106 titik atau ruas jalan telah diperbaiki dan dibangun. Ratusan titik tersebut tersebar di 35 kabupaten/kota. Tiga di antaranya merupakan preservasi ruas jalan yang ditinjau sekaligus diresmikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi pada Jumat, 13 Februari 2026.

Tiga ruas jalan tersebut meliputi ruas Brigjend Sudiarto Semarang dengan panjang 3,2 kilometer, ruas Semarang—Godong kurang lebih 2 kilometer, dan ruas Weleri—Patean sepanjang 1,8 kilometer. Total anggaran preservasi tiga ruas jalan tersebut sekitar Rp77 miliar.

Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Jateng Siapkan 308 Kali Gerakan Pangan Murah hingga Maret 2026

"Untuk provinsi Jawa Tengah, periode triwulan terakhir kita mempunyai hampir 106 paket yang nilainya adalah Rp676 miliar, dan ini sudah selesai," kata Luthfi.

Dikatakan Luthfi, preservasi tersebut tidak hanya untuk pemantapan kondisi jalan, tetapi juga akan menghubungkan lalu lintas perekonomian wilayah. Terhitung hari ini pemantapan jalan provinsi sudah 94%.

Namun, hujan dengan curah tinggi yang berlangsung beberapa pekan terakhir mengakibatkan banyak jalan yang berlubang.

Untuk itu, Luthfi memerintahkan agar lubang-lubang jalan itu ditambal, sehingga jelang arus mudik lebaran nanti kondisinya kian mantap.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga menginstruksikan kepada Dinas Pekerjaan Umum untuk membuka layanan laporan jalan rusak secara online. Layanan tersebut terbuka selama 1x24 dan langsung ditanggapi saat itu juga.

"Ini penting agar jalan provinsi bisa terpantau. Untuk kabupaten/kota sudah saya arahkan untuk ikut serta menambal jalan lubang. Sarana prasarana jalan ini menjadi prioritas utama," katanya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait