Petugas dan Warga Binaan Lapas Kendal Jalani Tes Urin Mendadak, Hasil Seluruhnya Negatif

Jumat, 8 Mei 2026 | 19.33
Petugas BNN Kendal menggeledah tempat tidur WBP di lapas kendal. (edhot)
Petugas BNN Kendal menggeledah tempat tidur WBP di lapas kendal. (edhot)

Tes urin mendadak di Lapas Kendal libatkan petugas dan warga binaan, hasil seluruhnya negatif, upaya perkuat komitmen lapas bersih dari narkoba.

KENDAL, puskapik.com – Upaya menciptakan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba terus diperketat.

Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kendal bersama BNNK Kendal, Polres Kendal dan Kodim 0715 Kendal menggelar tes urin dan penggeledahan gabungan sebagai langkah deteksi dini penyalahgunaan narkotika, Jumat 8 Mei 2026.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan yang dipimpin Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Ary Nirwanto diikuti seluruh petugas lapas.

Baca Juga: Sekolah Filologi Digelar, Naskah Kuno Islam Nusantara di Kaliwungu Kendal Mulai Didata

Dalam ikrar tersebut, seluruh jajaran menyatakan komitmen menjaga integritas dan menolak segala bentuk pelanggaran di lingkungan pemasyarakatan, termasuk peredaran handphone ilegal, penyalahgunaan narkoba dan praktik penipuan.

Ary Nirwanto mengatakan pemberantasan narkoba di dalam lapas tidak bisa dilakukan sendiri sehingga membutuhkan sinergi bersama aparat penegak hukum dan seluruh petugas pemasyarakatan.

“Kegiatan ini menjadi bentuk keseriusan kami dalam menjaga lapas tetap aman dan bersih dari narkoba maupun barang terlarang lainnya,” katanya.

Baca Juga: Pemprov Jateng-NTU Singapura Kolaborasi Peningkatan Kualitas ASN

Setelah pembacaan ikrar, petugas gabungan langsung melakukan penggeledahan sejumlah kamar hunian warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada barang-barang terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban lapas.

Selain penggeledahan, tes urin juga dilakukan terhadap puluhan warga binaan dan petugas lapas. Di Lapas Kelas IIA Kendal, pemeriksaan diikuti 30 warga binaan serta 10 petugas.

Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta negatif dari penyalahgunaan narkotika. Kondisi tersebut menjadi indikator bahwa pengawasan di dalam lapas berjalan cukup baik.

Tes serupa juga dilakukan di Lapas Terbuka Kelas IIB Kendal yang diikuti 33 warga binaan dan 46 pegawai. Seluruh peserta juga dinyatakan negatif narkoba.

Menurut Ary Nirwanto, hasil negatif tersebut tidak membuat pihaknya lengah. Pengawasan dan pemeriksaan rutin tetap akan dilakukan sebagai langkah antisipasi.

“Deteksi dini dan pengawasan harus dilakukan terus menerus agar lingkungan pemasyarakatan tetap kondusif dan bebas dari penyalahgunaan narkotika,” ujarnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait