Warga Tambahsari Limbangan Kendal Tak Lagi Menunggu Kiriman Air, Sumur Bor Dibangun

Rabu, 9 September 2026 | 15.09
Sumur bor bantuannn PT Arlisco Electrika Perkasa untuk warga Desa  Tambahrejo Limbangan Kendal. (edhot)
Sumur bor bantuannn PT Arlisco Electrika Perkasa untuk warga Desa Tambahrejo Limbangan Kendal. (edhot)

Warga Tambahsari, Kendal, mendapat bantuan sumur bor dari PT Arlisco Electrika Perkasa melalui CSR. Fasilitas ini ditargetkan melayani kebutuhan air bersih 150 KK.

KENDAL, puskapik.com — Setiap musim kemarau, warga Dusun Krajan, Desa Tambahsari, Kecamatan Limbangan, Kendal, harus menghadapi persoalan yang sama: kesulitan mendapatkan air bersih.

Selama bertahun-tahun, warga mengandalkan bantuan distribusi air bersih dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal ketika sumber air mulai mengering.

Kini, harapan untuk keluar dari ketergantungan tersebut mulai terbuka. PT Arlisco Electrika Perkasa membangun fasilitas sumur bor melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) di wilayah tersebut.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Tegal Pastikan Verifikasi Klaim RSUD Kardinah Sesuai Regulasi JKN

Pembangunan ditandai dengan ground breaking yang dihadiri Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, Rabu (9/9/2026).

Sumur bor itu nantinya diproyeksikan melayani kebutuhan air bersih sekitar 150 kepala keluarga (KK) yang berada di tiga RT.

Kepala Desa Tambahsari, Maryadi, mengatakan persoalan kekeringan bukan hal baru bagi masyarakatnya. Setiap musim kemarau, warga harus mencari cara untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga.

Baca Juga: Golkar Kendal Ubah Komposisi Fraksi, Status Mora Sandy Belum Diputus

“Setiap tahun, di akhir tahun atau musim kemarau, wilayah kami selalu mengalami kekeringan. Kami rutin mengajukan permohonan ke BPBD Kabupaten Kendal untuk pengiriman bantuan air bersih,” ujar Maryadi.

Menurutnya, pembangunan sumur bor menjadi solusi yang sangat dibutuhkan. Air yang dihasilkan nantinya akan difokuskan untuk kebutuhan rumah tangga warga di tiga RT yang selama ini paling terdampak kekeringan.

“Dengan adanya sumur bor ini akan bermanfaat untuk sekitar 150 KK di Desa Tambahsari untuk mengatasi kekeringan, terutama di tiga RT,” katanya.

Maryadi berharap keberadaan sumber air baru tersebut dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap bantuan air bersih setiap kali musim kemarau datang.

Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengapresiasi langkah PT Arlisco Electrika Perkasa yang mengarahkan program CSR untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.

Menurutnya, Dusun Krajan merupakan salah satu wilayah yang kerap mengalami krisis air bersih ketika musim kemarau. Karena itu, pembangunan sumur bor dinilai tepat sasaran.

Halaman 1 dari 2