Kado Hari Jadi ke 425 Kabupaten Tegal, Perkuat Karakter Tradisi Demokrasi Lokal yang Kritis dan Egaliter

Selasa, 12 Mei 2026 | 16.20
Himawan Tri Pratiwi
Himawan Tri Pratiwi

Ada hal penting bahwa Tegal sebagai ruang hidup Masyarakat yang tumbuh dengan tradisi guyub, gotong royong, dan keberanian menyampaikan aspirasi.

Oleh : Himawan Tri Pratiwi,S.Sos,MH

Ketua KPU Kabupaten Tegal

puskapik.com - Pemkab Tegal menetapkan tanggal 18 Mei 2026 sebagai Hari Jadi Kabupaten Tegal ke 425.

Meskipun terjadi polemik di sebagian pemerhati, tapi hasil kajian Sejarah dan kesepakatan para sesepuh serta tokoh masyarakat Tegal bersama Pemkab Tegal merujuk berdirinya pemerintahan Kabupaten Tegal pada masa Mataram Islam sekitar tahun 1601.

Berbeda derby Tegal lain, hari Jadi kota Tegal diperingati setiap tanggal 12 April, yang didasarkan pada pengangkatan Ki Gede Sebayu sebagai pemimpin Tegal pada 12 April 1580.

Baca Juga: RSUD Brebes Dilengkapi Fasilitas Cathlab, Ini Fungsinya

Baiklah kita tahan nafas sejenak, sebelum berlanjut ke narasi yang lain menyangkut harmoni, kritik, dan bangunan demokrasi Masyarakat Tegal yang perlu diungkap di momentum bersejarah ini.

Terlepas dari polemik, kita kesampingkan sesaat, sambil nyruput americano tanpa gula di forum yang tepat.

Yang jelas kita semua, masyarakat Tegal berharap 425 tahun bisa dijadikan refleksi perjalanan sejarah panjang.

Hiburan masyarakat menjadi “fardlu” untuk healing warga serta cara relaksasi setelah hampir 2 tahun dilanda efisiensi anggaran.

Anjloknya nilai rupiah akibat perang Israel versus Iran, yang menambah ekonomi rakyat makin terpuruk tak tentu.

Disisi lain, ada hal penting bahwa Tegal sebagai ruang hidup Masyarakat yang tumbuh dengan tradisi guyub, gotong royong, dan keberanian menyampaikan aspirasi.

Tegal sebagai wilayah Ageng tidak lepas dari peran dan dinamika sejarah tokoh-tokoh besar.

Baca Juga: Korban Tenggelam di Sungai Bodri Kendal Ditemukan Meninggal Dunia

Meski manuskripnya masih terbilang jarang ditemukan.Tapi Tegal tidak bisa dipandang sebelah mata, beberapa tokoh Kerajaan dan bangsawan besar Jawa dimakamkan di Tegal.

Halaman 1 dari 5

Artikel Terkait