Bangunan Perpustakaan SMPN 1 Talun Pekalongan Longsor

Hujan deras picu tanah longsor ringan di SMPN 1 Talun, merusak pilar perpustakaan, korban jiwa nihil, kerugian materiil Rp20 juta.
PEKALONGAN, puskapik.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Talun memicu terjadinya bencana tanah longsor ringan di lingkungan sekolah. Area taman halaman depan SMP Negeri 1 Talun dilaporkan ambrol dan materialnya menimpa pilar gedung perpustakaan, Rabu (28/01/2026) pagi.
Insiden ini terjadi sekitar pukul 09.20 wib saat aktivitas belajar mengajar sedang berlangsung. Meski material longsor sempat mengejutkan warga sekolah, pihak kepolisian memastikan tidak ada siswa maupun guru yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Kapolsek Talun Iptu Heru Santoso, S.H menyampaikan, personilnya gerak cepat untuk melakukan pengecekan dan pengamanan di lokasi kejadian guna mengantisipasi adanya longsor susulan.
Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Sugono Minta Pengelolaan Pancuran 13 Dikembalikan ke Pemkab Tegal
"Kami menerima laporan adanya longsor ringan di area taman depan SMPN 1 Talun. Material tanah yang ambrol terpantau menimpa tiang atau pilar gedung perpustakaan sekolah. Beruntung, saat kejadian tidak ada aktivitas siswa di sekitar taman sehingga korban jiwa nihil," ujar Iptu Heru.
Sebagai langkah mitigasi, petugas kepolisian langsung memasang police line di sekitar titik longsor dan gedung perpustakaan yang terdampak. Hal ini dilakukan agar siswa tidak mendekat ke area tersebut, mengingat struktur tanah masih labil akibat curah hujan yang tinggi.
"Langkah awal kami adalah mensterilkan lokasi dengan memasang police line. Kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah agar area perpustakaan dikosongkan sementara waktu untuk memastikan keamanan struktur bangunan," tambah Iptu Heru.
Akibat kejadian ini, kerugian materiil yang dialami pihak sekolah diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kerusakan difokuskan pada area taman dan beban material tanah yang menghantam pilar penyangga gedung perpustakaan.
"Kerugian materiil ditaksir kurang lebih Rp. 20 juta," jelas Kapolsek.
Pihak Polsek Talun mengimbau kepada seluruh instansi pendidikan dan warga di wilayah Talun yang memiliki kontur tanah miring agar lebih waspada. Pasalnya, intensitas hujan yang masih tinggi diprediksi masih akan terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan dalam beberapa hari ke depan. **


