Arus Sungai Mengganas, Belasan Kapal Nelayan Asemdoyong Pemalang Tenggelam

Derasnya arus sungai di Kabupaten Pemalang merusak dan menenggelamkan 17 kapal nelayan Asemdoyong, kerugian capai ratusan juta rupiah.
PEMALANG, puskapik.com – Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Pemalang semalaman membawa petaka bagi nelayan di pesisir utara, Senin 16 Februari 2026. Belasan kapal rusak dan tenggelam terseret derasnya arus sungai.
Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pemalang, Abul Hasan, menuturkan, setidaknya ada belasan kapal nelayan Asemdoyong yang dilaporkan mengalami kerusakan akibat terseret derasnya arus sungai.
"Ada 11 kapal yang lepas sampai ke bibir muara dan 6 kapal tenggelam di sungai." tutur Abul Hasan kepada puskapik.com via seluler, Senin siang.
Sebagian kapal yang tengah bersandar di sekitar pelabuhan dilaporkan mengalami kerusakan karena berbenturan. Sebagian lainnya lepas ke bibir muara dan tenggelam. Sejak pagi tadi kapal-kapal itu sedang dievakuasi.
Baca Juga: Pantura Tegal–Pemalang Terendam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet
"Sekarang lagi evakuasi mandiri, tapi kami juga sudah berkoordinasi dengan Disperik. Dari Pos AL dan Polairud sudah mendatangkan perahu untuk bantuan evakuasi." kata Abul Hasan.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tenggelamnya kapal-kapal nelayan akibat terseret derasnya arus sungai itu. Namun, kerugian materil ditaksir dalam insiden tersebut mencapai ratusan juta rupiah.
DPC HNSI Kabupaten Pemalang mengimbau agar nelayan selalu waspada dengan cuaca ekstrem saat ini. Bagi nelayan yang kapalnya berada di dermaga tambat sepanjang sungai diminta menambahkan pengaman kapal mereka.
"Untuk para nelayan agar ikatan kapal diperkuat, karena sewaktu-waktu debit air sungai meningkat di barengi dengan arus yang kencang dari selatan." jelas Abul Hasan.


