Arus Sungai Pulosari Pemalang Kembali Deras, Pemukiman Warga Dipastikan Aman

Hujan deras di puncak Gunung Slamet picu arus Sungai Granggang deras dan keruh, namun Pemalang pastikan debit masih normal dan aman.
PEMALANG, puskapik.com – Hujan lebat di wilayah puncak Gunung Slamet menyebabkan sungai-sungai di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, kembali berarus deras.
Kondisi itu juga sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Arus sungai yang deras dengan warna air kecoklatan memicu kekhawatiran akan potensi banjir bandang.
Pantauan puskapik.com, Kamis 12 Februari 2026, kondisi serupa masih terjadi di Sungai Granggang, Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.
Arus sungai tampak sangat deras dengan air berwarna kecoklatan.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Harga, Pemprov Jateng Siapkan 308 Kali Gerakan Pangan Murah hingga Maret 2026, Bikin Gempar Satu Keluarga di Pemalang, Biawak Masuk Kulkas, Kok Bisa?
Camat Pulosari, Arif Seno Aji, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memantau situasi dan kondisi aliran sungai saat terjadi hujan lebat di wilayah puncak gunung.
Ia memastikan hingga saat ini kondisi masih aman. "Kalau debitnya masih normal dan tidak ada material lain, masih aman," jelas Arif Seno Aji kepada puskapik.com.
Arif Seno Aji menambahkan, aliran sungai yang sebelumnya terdampak banjir bandang juga telah dilakukan pengerukan oleh DPU-PR. Khususnya di wilayah Desa Penakir.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada sumbatan yang berpotensi memicu luapan air ke permukiman warga seperti yang terjadi pada akhir Januari lalu.
"Kalau banjir arus deras lancar tidak apa-apa. Justru kalau berhenti yang bahaya. Di sungai granggang juga walaupun arusnya deras tidak membawa material." terang Arif Seno Aji.



