Desa Penakir Pemalang Porak Poranda Diterjang Banjir Bandang, 10 Rumah Hilang

Banjir bandang di Desa Penakir, Pemalang, porak poranda. 10 rumah hanyut, 1 korban tewas, puluhan warga mengungsi.
PEMALANG, puskapik.com – Pemukiman dan akses jalan di Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang porak poranda usai diterjang banjir bandang, Jumat 23 Januari 2026 malam.
Dampak banjir masih terlihat jelas hingga Sabtu 24 Januari 2026. Material lumpur, bebatuan besar, kayu gelondongan, dan sampah berserakan menutupi badan jalan serta area permukiman warga.
Relawan Komunitas Pemalang Bersatu, Hengky Kurniawan, menyampaikan, wilayah Perkampungan Sawangan menjadi titik terparah akibat luapan Kali Penakir di Desa Penakir Kecamatan Pulosari.
Baca Juga: Longsor Tebing Sungai Kupang Talun, 6 Rumah Rusak 17 Warga Mengungsi
"Sementara di sawangan ada 10 rumah hanyut dan 4 mobil hilang terbawa air." kata Hengky Kurniawan kepada puskapik.com, Sabtu siang.
Akibat kejadian tersebut, puluhan warga terpaksa diungsikan ke Kantor Kecamatan Pulosari guna menjamin keselamatan mereka. Tercatat sedikitnya 92 warga saat ini berada di lokasi pengungsian.
Sebelumnya, kabar terjadinya banjir besar di Sungai Gintung, Desa Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, ramai beredar di media sosial pada Jumat 23 Januari 2026 sore.
Baca Juga: Banjir Material dari Gunung Slamet, Warga di Bantaran Kali Penakir Pemalang Diungsikan
Banjir dilaporkan membawa material bebatuan dan kayu-kayu dari kawasan hutan Gunung Slamet.
Sungai Gintung merupakan aliran sungai yang berhulu langsung dari kawasan Gunung Slamet. Debit air sungai meningkat drastis menyusul hujan deras yang mengguyur Pemalang sejak pagi hari.



