DPRD Pemalang Imbau Bijak Bermedsos, Pelecehan Berbasis AI Bisa Dijerat UU ITE

DPRD Pemalang imbau masyarakat bijak bermedsos. Kasus pelecehan berbasis AI dinilai serius dan bisa dijerat UU ITE, perlu pengawasan dan edukasi bersama.
PEMALANG, puskapik.com - Masyarakat dihimbau agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan.
Kasus pelecehan seksual dengan mengedit foto orang lain menggunakan aplikasi Artificial Intelligence atau AI sangat merugikan dan termasuk perbuatan tidak pantas, bisa dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
"Kasus pelecehan seksual yang terjadi di Pemalang dengan koran maupun pelakunya anak usia sekolah hal itu sangat memprihatinkan. Dengan terjadinya peristiwa tersebut, bisa kita jadikan bahan renungan bersama untuk mencegah agar hal tersebut tidak terjadi lagi di masa depan," ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, Jumat (8/5).
Baca Juga: Belasan Oknum Ormas Diduga Aniaya Manajer dan Rusak Kafe di Kota Tegal
Ia mengatakan, kasus pelecehan seksual melalui editing foto terhadap anak menjadi persoalan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, sekolah, orang tua, hingga aparat penegak hukum.
DPRD Pemalang mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk memperkuat pengawasan di lingkungan pendidikan serta meningkatkan edukasi mengenai perlindungan anak dan pencegahan pelecehan seksual.
Pihak sekolah agar lebih aktif membangun sistem pengawasan dan membuka ruang pengaduan bagi siswa yang menjadi korban maupun saksi tindakan kekerasan seksual.
Baca Juga: Coktas di Tiga Desa Ulujami, Bawaslu Pemalang Pastikan Akurasi Data Pemilih
"Saya mengimbau pada masyarakat ataupun para murid agar tidak takut melaporkan apabila mengetahui adanya tindakan yang mengarah pada pelecehan seksual terhadap anak. Dengan keberanian melapor pada pihak berwenang menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah kasus serupa terulang kembali pada masa mendatang," tandasnya.


