MBG Diliburkan, Harga Sayur di Pemalang Anjlok

Senin, 22 Juni 2026 | 13.52
puskapik

Penghentian sementara program MBG saat libur sekolah membuat harga sayuran di Pasar Pemalang anjlok. Pedagang kecil mengaku paling terdampak penurunan harga.

PEMALANG, puskapik.com – Penghentian sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama masa libur sekolah berdampak pada turunnya harga komoditas sayur di Pasar Pemalang.

Anjloknya harga sayuran itu memukul pedagang-pedagang kecil. Mereka merasa harga sayur di pasaran diombang-ambing program makan bergizi gratis.

Salah seorang pedagang di Pasar Sayur dan Buah Pemalang, Slamet, mengatakan, penurunan harga mulai dirasakan sejak diumumkannya penghentian sementara distribusi MBG selama libur sekolah.

Baca Juga: Gubernur Jateng Serahkan Izin Nelayan di Tegal, Dorong Layanan Jemput Bola Meluas

"Iya, turun udah dari kemarin waktu katanya MBG libur. Dampaknya besar sekali, harga-harga turun semua." kata Slamet (30), pedagang di Pasar Sayur dan Buah Pemalang, Senin 22 Juni 2026.

Menurut Slamet, komoditas sayur yang mengalami penurunan cukup tajam misalnya daun bawang. Harga yang sebelumnya mencapai Rp12 ribu per ikat kini hanya berkisar Rp5 ribu.

Slamet menyebut penurunan harga sayur membuat pedagang kecil berada dalam posisi yang sulit.

Baca Juga: 1.180 Kicau Mania dari Jatim hingga Jabar Ramaikan Hari Bhayangkara ke-80

Saat program MBG berjalan, mereka harus menyesuaikan diri dengan tingginya permintaan dan kenaikan harga. Namun ketika program dihentikan sementara, harga justru turun drastis.

"Ya yang kasihan pedagang-pedagang kecil, kemarin harus bersaing sama harga MBG yang tinggi, sekarang giliran MBG libur harus ikut jatuh." ungkapnya.

Hal senada disampaikan Bagus (25), pedagang lainnya di pasar tersebut. Ia menyebut sebagian besar sayuran yang biasa digunakan sebagai bahan baku dapur MBG mengalami penurunan harga.

"Bunga Kol tadinya Rp 10 ribu sekarang Rp 5 ribu, Kubis tadinya Rp 10 ribu sekarang Rp 7 ribu, Sawi tadinya Rp 5 ribu jadi Rp 4 ribu, terus Tomat Rp 8 ribu jadi Rp 6 ribu." tuturnya.

Seperti diketahui, pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan sementara penyaluran program Makan Bergizi Gratis mulai Senin, 22 Juni 2026 hingga 13 Juli 2026, selama masa libur sekolah.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Kepala BGN Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional SPPG pada Saat Periode Hari Libur dalam Rangka Penyelenggaraan Program MBG Tahun Anggaran 2026.

Artikel Terkait