PDI Perjuangan Pemalang Konsisten Dukung Pilkada Langsung oleh Rakyat

DPC PDI Perjuangan Pemalang menegaskan komitmen mendukung pilkada langsung oleh rakyat dan menolak wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD.
PEMALANG, puskapik.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pemalang dengan tegas menolak wacana pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Pemalang, Indianto. Ia menegaskan bahwa partainya tetap konsisten mendukung pelaksanaan pilkada secara langsung oleh rakyat.
“Kami tetep mendukung pilkada langsung dipilih oleh rakyat,, sesuai dengan instruksi Partai,” ujar Indianto kepada puskapik.com, beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Empat Setengah Abad Berdiri, Inilah Bupati Pemalang dari Masa ke Masa
Menurut Indianto, pilkada langsung merupakan hak dasar rakyat dalam menentukan pemimpin di daerahnya masing-masing. Hal itulah yang menjadi pegangan sikap partainya.
“Karena ini adalah hak rakyat untuk menentukan pemimpinnya, sesuai dengan amanat UUD 1945, kedaulatan tertinggi ada ditangan rakyat,” tegas Indianto.
Politisi yang juga legislator Pemalang itu menambahkan, PDI Perjuangan akan tetap berada di garis depan dalam menjaga sistem demokrasi yang memberikan ruang seluas-luasnya bagi partisipasi rakyat.
Dengan sikap tersebut, DPC PDI Perjuangan Pemalang memastikan akan mengikuti dan mengawal setiap kebijakan partai yang berpihak pada demokrasi dan kedaulatan rakyat.
Baca Juga: Kolak Ubi Kuning, Inovasi Puskesmas Tegal Timur Dampingi Balita Berisiko Stunting
Pernyataan Indianto itu juga sejalan dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto, belum lama ini. Ia menegaskan PDIP tetap mendukung pilkada langsung oleh rakyat.
Sikap PDIP untuk mempertahankan pilkada lansung itu diambil setelah mendengarkan aspirasi masyarakat serta hasil rekomendasi rakernas partai.
"Seluruh struktur partai di seluruh Indonesia melalui Rakernas yang pertama, merekomendasikan bahwa pilkada secara langsung, itulah sikap politik dari PDIP," ujar Hasto di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu 17 Januari 2026 lalu.
Lebih jauh, menanggapi keluhan mengenai mahalnya biaya pilkada langsung, PDIP pun menawarkan solusi teknologi berupa e-voting.
Gagasan itu, kata Hasto, sudah lama diinisiasi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang juga dikenal sebagai Presiden kelima RI yang bercermin pada keberhasilan negara lain seperti India. **



