Relawan, TNI Polri dan Petani Pemalang Bersihkan Lahan Pertanian

Gotong royong TNI, Polri, relawan, dan warga bersihkan lahan pertanian terdampak banjir bandang di Pulosari agar bisa kembali ditanami dan ekonomi pulih.
PEMALANG, puskapik.com - Para relawan, anggota TNI, Polri dan masyarakat di Desa Batursari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang mulai membersihkan lahan pertanian yang dipenuhi material banjir bandang.
Dengan adanya kerja bakti tersebut diharapkan lahan pertanian yang rusak akibat terjangan banjir bandang bisa segera difungsikan kembali sehingga roda ekonomi masyarakat setempat bisa berjalan normal.
"Kerja bakti gabungan, TNI, Polri, relawan warga di lahar pertanian terdampak banjir bandang untuk memperbaiki lahan pertanian yang rusak akibat banjir bandang. Untuk luas lahan pertanian yang dibersihkan atau dipulihkan belum ada laporan pastinya, intinya mereka sudah bergerak untuk berupaya mengembalikan lahan agar bisa ditanami kembali, ujar Camat Pulosari, Arif Senoaji, Senin (2/2).
Baca Juga: Jangan Skip! 5 Manfaat Brotowali Ini Jarang Diketahui Banyak Orang
Camat Pulosari, mengapresiasi langkah cepat Kodim 0711/Pemalang dan seluruh pihak yang terlibat. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas kerja keras TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat.
Kerja sama itu sangat membantu percepatan pemulihan pasca banjir bandang di wilayah Pulosari. Masyarakat terasa terbantu dengan kehadiran aparat dan relawan. Melalui kerja cepat dan sinergi lintas sektor ini, diharapkan proses pemulihan pasca bencana banjir bandang di Kecamatan Pulosari dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak.
"Pasca bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Koramil 13/Pulosari bersama masyarakat dan unsur relawan melaksanakan pembersihan. Hal itu dilakukan sebagai persiapan pembangunan jembatan Bailey, bertempat di Dusun Wanasari dan Dusun Sigeblok, Desa Penakir," ujar Danramil 13/Pulosari Kapten Arm Norma Firdaus.
Baca Juga: Nggak Perlu Skincare Mahal, Manggis Jepang Bantu Kulit Tetap Sehat
Ia mengatakan, kegiatan itu merupakan wujud kepedulian TNI AD terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam, sekaligus sebagai upaya percepatan pemulihan infrastruktur vital bagi warga. Gotong royong itu menjadi langkah awal sebelum pembangunan Jembatan Bailey dilaksanakan.
Dengan kebersamaan dan kerja sama semua pihak, diharapkan akses transportasi masyarakat yang sempat terputus akibat banjir bandang dapat segera kembali normal. Pelaksanaan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Sinergitas antara TNI, relawan, dan masyarakat tampak solid di lapangan, mencerminkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membantu penanganan bencana alam di wilayah binaan.


