Patut Dicontoh, SMKN 1 Pemalang Terapkan Antrean Digital dalam SPMB

SMK Negeri 1 Pemalang menerapkan sistem antrean online dan layanan one day service pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
PEMALANG, puskapik.com – SMK Negeri 1 Pemalang menerapkan sistem antrean online dan layanan one day service pada pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Inovasi tersebut diterapkan untuk mempermudah proses verifikasi data sekaligus mencegah terjadinya penumpukan antrean di sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 1 Pemalang, Nurul Fuadah, menjelaskan bahwa tahun ini menjadi kali pertama sekolahnya menggunakan aplikasi antrean daring.
Baca Juga: Banyak Kursi Kosong saat Rapat Paripurna DPRD Pemalang, Slamet Ramuji : Kuncinya di Ketua Fraksi
Melalui sistem tersebut, calon peserta didik dapat memperoleh nomor antrean verifikasi sebelum datang ke sekolah sehingga pelayanan dapat berlangsung lebih teratur.
“Lewat sistem online ini, calon peserta didik dan orang tua tak perlu datang sejak pagi atau terburu-buru. Semua sudah diatur melalui aplikasi antrean sehingga proses pelayanan lebih tertib dan nyaman,” ujarnya, Senin 8 Juni 2026.
Untuk menunjang pelaksanaan verifikasi data, sekolah pun menyiapkan 10 ruang kelas dan satu laboratorium komputer.
Selain itu, tersedia dua posko layanan yang difungsikan sebagai ruang pengaduan dan ruang revisi data bagi pendaftar yang mengalami kendala administrasi.
SMKN 1 Pemalang juga menerapkan layanan one day service agar seluruh kebutuhan pendaftar dapat diselesaikan dalam satu kali kunjungan. Mulai dari perbaikan data, revisi berkas hingga konsultasi dan pengaduan ditangani pada hari yang sama.
“Jika ada kesalahan data atau kendala saat proses pendaftaran, kami sudah menyiapkan ruang khusus revisi dan pengaduan." kata Nurul Fuadah.
Baca Juga: DPRD Kota Tegal Kebut Raperda Investasi, Sinkronkan Aturan dengan Pusat
"Prinsipnya seluruh calon peserta didik akan kami layani sampai tuntas,” imbuhnya.
Selama masa verifikasi, sekolah membuka 300 nomor antrean setiap hari melalui sistem online. Kebijakan itu diterapkan untuk mengendalikan jumlah pengunjung sekaligus mencegah penumpukan antrean di lingkungan sekolah.
“Kuota antrean kami buka 300 nomor per hari. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena seluruh tahapan sudah dijadwalkan dan akan dilayani sesuai nomor antrean yang diperoleh,” katanya.
Tahapan verifikasi data SPMB sendiri dijadwalkan berlangsung pada 4–13 Juni 2026. Setelah itu, proses pendaftaran resmi dibuka pada 15–18 Juni 2026.


