353 Unit Huntara Tahap II Selesai Dikerjakan, Segera Diserahkan ke Warga Desa Padasari Tegal

Rabu, 15 April 2026 | 19.52
Warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal mulai pindah ke Hunian Sementara (Huntara) yang didirikan di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara sejak 18 Maret 2026.
Warga Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal mulai pindah ke Hunian Sementara (Huntara) yang didirikan di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara sejak 18 Maret 2026.

353 unit Huntara tahap II di Desa Padasari, Tegal selesai 100%. Total 456 unit siap dihuni warga terdampak relokasi tanah bergerak.

SLAWI, puskapik.com – Pemerintah Kabupaten Tegal segera menyerahkan hunian sementara tahap II kepada warga Desa Padasari.

Informasi yang diterima daei Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal , M. Afifudin, pembangunan Huntara tahap II memasuki tahap akhir pada Rabu, 15 April 2026.

Ia menyampaikan bahwa tenggat waktu pengerjaan proyek berakhir pada Rabu pukul 24.00 WIB. Proyek tahap II ini mencakup 353 unit hunian. Sebelumnya pada tahap I telah terbangun 103 unit.

Baca Juga: Siap Jalan Kaki Bumiayu-Semarang, Dua Warga Brebes Selatan Ini Akan Temui Gubernur Perjuangkan Pemekaran

Penyerahan kunci secara simbolis diserahkab Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, pada 18 Maret 2026 silam dalam acara buka puasa bersama.

Dengan demikian, total terdapat 456 unit Huntara yang telah berdiri di lahan relokasi yang berada di Desa Capar, Kecamatan Jatinegara.

"Realisasi 353 unit sudah selesai 100 persen, tinggal tahap perapihan. Hari ini dilakukan aktivasi meteran listrik melalui koordinasi antara WIKA dan PLN. Dalam dua hingga tiga hari ke depan, unit sudah siap diserahkan," terang Afifudin, Rabu, 15 April 2026.

Baca Juga: Selangor Kepincut Sistem Pengelolaan Sampah di Banyumas, Siap Jajaki Kerja Sama Teknologi hingga Investasi

Afifudin menambahkan, rencananya seluruh unit tersebut akan diserahkan langsung oleh Bupati Tegal secara sekaligus agar lebih efektif.

"Arahannya dilakukan satu kali penyerahan untuk semua unit. Perkiraannya, dalam dua-tiga hari ini Huntara sudah bisa dihuni warga," imbuhnya.

Meski fisik bangunan telah siap, kendala utama saat ini adalah pasokan air bersih. Rencana pemanfaatan mata air Tuk Kembang di Desa Padasari masih dalam tahap desain teknis.

Sebagai solusi jangka pendek, kebutuhan air harian warga akan dipasok melalui bantuan armada tangki dari PDAM, Dinas PU, dan PMI.

Sementara untuk pengelolaan kebersihan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal telah menyiagakan petugas untuk mengangkut sampah dari lokasi Huntara setiap harinya.

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkap) Kabupaten Tegal, Nurhapid Junaedi, membenarkan bahwa sisa 353 unit tersebut telah rampung.

Saat ini, pihaknya fokus pada pemenuhan kelengkapan isi hunian serta instalasi air dan listrik.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait