KPH Pekalongan Barat Peduli, Bantu Korban Tanah Bergerak Desa Padasari Tegal

Sabtu, 14 Februari 2026 | 08.19
Administratur/Kepala KPH  Pekalongan Barat  Maria Endah Ambarwati menyerahkan bantuan kepada relawan BPBD Kabupaten Tegal di Desa Padasari, Jumat, 13 Februari 2026.
Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat Maria Endah Ambarwati menyerahkan bantuan kepada relawan BPBD Kabupaten Tegal di Desa Padasari, Jumat, 13 Februari 2026.

KPH Pekalongan Barat menyalurkan bantuan sembako bagi warga terdampak tanah bergerak di Desa Padasari, Jatinegara, Kabupaten Tegal.

SLAWI, puskapik.com – Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat beserta unsur manajemen dan perwakilan karyawan menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak bencana tanah bergerak di Desa Padasari, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal, Jumat, 13 Februari 2026.

Penyerahan bantuan ini merupakan wujud kepedulian karyawan dan karyawati Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat terhadap bencana alam di desa tersebut.

Bantuan diserahkan langsung di posko bencana kepada petugas posko sebagai perwakilan warga terdampak di lokasi pengungsian.

Baca Juga: Korban Bencana di Padasari Tegal Dapat Tempati Huntara Sebelum Lebaran, Ini Dia Konsepnya

Aksi sosial ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian insan Perhutani, khususnya KPH Pekalongan Barat, terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah bencana alam.

Administratur Perhutani/Kepala KPH Pekalongan Barat, Maria Endah Ambarwati, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif bersama seluruh karyawan dan karyawati yang secara sukarela menghimpun donasi untuk membantu meringankan beban para korban.

“Semoga bantuan sembako ini dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak tanah bergerak di Padasari. Ini adalah bentuk kepedulian dan empati kami kepada saudara-saudara yang sedang mengalami musibah," tutur Maria.

Baca Juga: Perpusip Tegal Hadirkan Mobil Pustaka dan Pendongeng di Padasari Di Daerah Bencana

Maria berharap Perhutani dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pengelolaan hutan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, terutama saat terjadi bencana.

Aksi peduli ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan solidaritas masih kuat terjalin, khususnya dalam membantu warga yang sedang menghadapi ujian akibat bencana alam.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait