Dedy Yon Dorong Perbadogan Jadi Andalan Ekonomi

Jumat, 29 Agustus 2025 | 15.38

PUSKAPIK.COM, Tegal - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menegaskan bahwa sektor kuliner, khususnya perbadogan, akan menjadi salah satu andalan dalam penguatan ekonomi daerah. Hal itu ia sampaikan s...

PUSKAPIK.COM, Tegal - Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menegaskan bahwa sektor kuliner, khususnya perbadogan, akan menjadi salah satu andalan dalam penguatan ekonomi daerah. Hal itu ia sampaikan saat membuka Mintaragen Culture Carnival di pelataran Kantor Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Kamis malam (28/8/2025). Menurut Dedy Yon, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur fisik, melainkan juga perlu mengedepankan potensi lokal yang bisa memberi nilai tambah. "Kalau hanya fokus ke pembangunan fisik, di sini paling besar Rp 5 miliar, maka akan kalah dengan daerah lain. Tapi kita punya tiga andalan, salah satunya kuliner," ujarnya. Dedy Yon menekankan, kuliner khas Tegal atau perbadogan akan diposisikan sebagai kekuatan utama dalam memperkuat UMKM. Ke depan, Pemerintah Kota Tegal melalui OPD terkait akan melakukan berbagai pelatihan, mulai dari peningkatan kualitas rasa, selera hingga desain kemasan produk. "Kalau UMKM sudah kuat, maka akan kita perkuat lagi dengan mengundang investasi skala nasional maupun internasional. Perbadogan akan menjadi identitas kuliner Tegal yang lengkap dan siap bersaing," tegasnya. Dedy Yon yang juga memiliki pengalaman di dunia ritel menyebut, jejaring usaha nasional dan internasional bisa dimanfaatkan untuk mempromosikan produk kuliner Tegal lebih luas. "Saya kenal dengan banyak owner besar, ini bisa menjadi jalan untuk membuka akses lebih besar bagi UMKM Tegal," tambahnya. Mintaragen Culture Carnival sendiri digelar untuk menyemarakkan HUT RI ke-80. Lurah Mintaragen, Imron Rosyadi mengatakan, kegiatan ini juga bertujuan mempererat kebersamaan antarwarga sekaligus melestarikan budaya lokal. Acara berlangsung selama empat hari, mulai Kamis hingga Minggu (28-31/8/2025) dengan beragam agenda mulai dari orkestrasi budaya, festival hantaran, senam massal hingga karnaval penutup. “Event semacam ini bukan hanya hiburan, tapi juga bisa menjadi ruang promosi budaya dan kuliner Tegal, termasuk perbadogan,” ucap Imron. **

Artikel Terkait