DLH Kota Tegal Targetkan Seluruh TPST Dilengkapi Mesin Pengolah Sampah

Kamis, 22 Januari 2026 | 14.52
Petugas sampah membongkar sampah-sampah yang dihasilkan dari rumah warga, untuk diolah mesin RDF di TPS 3R Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Kamis 22 Januari 2026.
Petugas sampah membongkar sampah-sampah yang dihasilkan dari rumah warga, untuk diolah mesin RDF di TPS 3R Randugunting, Kecamatan Tegal Selatan, Kota Tegal, Kamis 22 Januari 2026.

DLH Kota Tegal menargetkan seluruh TPST dilengkapi mesin pengolah sampah guna menekan timbulan sampah secara berkelanjutan dari hulu ke hilir.

TEGAL, puskapik.com - Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, menargetkan seluruh tempat pengolahan sampah terpadu atau TPST dapat dilengkapi dengan sarana dan prasarana mesin pengolahan sampah, sebagai bagian dari upaya mengurangi timbulan sampah secara berkelanjutan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tegal, Yuli Prasetia menuturkan, kebijakan pengelolaan sampah di Kota Tegal dilakukan secara komprehensif dari hulu hingga hilir, dengan dua pendekatan utama, yakni pengurangan dan penanganan.

“Pengelolaan sampah kita lakukan dari hulu ke hilir. Pendekatannya ada dua, pengurangan dan penanganan,” ujar Yuli, usai meninjau aktivitas pengolahan sampah di TPS 3R Randugunting, Kamis 22 Januari 2026.

Baca Juga: Komisi III DPRD Kota Tegal Soroti Kinerja Mesin Pengolah Sampah di TPS 3R

Lebih lanjut Yuli mengatakan, pengurangan sampah dari hulu dilakukan melalui penerapan konsep 3R atau reduce, reuse, recycle.

Upaya tersebut juga diperkuat dengan pengembangan bank-bank sampah di tingkat masyarakat.

Sementara itu, penanganan sampah skala menengah dilakukan melalui Tempat Pengolahan Sampah Terpadu atau TPST, termasuk TPS 3R yang telah dilengkapi mesin pengolah sampah.

Yuli menyebut, di TPS 3R Randugunting saat ini telah tersedia mesin Refuse Derived Fuel atau RDF beserta conveyor sebagai satu kesatuan sistem, dengan kapasitas pengolahan sekitar lima hingga tujuh ton sampah per hari.

Baca Juga: Normalisasi Jalur Pekalongan - Sragi Berlanjut, KA Masih Jalan 40 Kpj Tanpa Pembatalan

“Alhamdulillah, dengan metode ini terlihat jelas bahwa volume sampah di TPS 3R Randugunting menurun dan kondisi TPST juga relatif lebih bersih,” kata Yuli.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait