FKP Tekankan Kolaborasi Layanan Kesehatan, Sinergi RSUD dan Puskesmas di Tegal Jadi Kunci

Forum Kemitraan Pengelolaan menekankan pentingnya kolaborasi layanan kesehatan. Sinergi RSUD dan puskesmas dinilai menjadi kunci peningkatan mutu layanan bagi masyarakat.
TEGAL, puskapik.com - Penguatan kolaborasi antara rumah sakit dan puskesmas menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.
Hal itu mengemuka dalam Forum Konsultasi Publik yang digelar RSUD Kardinah Kota Tegal di Ruang Pertemuan Wisma Pranowo, Kamis 9 Juli 2026.
Sekretaris Daerah Kota Tegal, Agus Dwi Sulistyantono, menegaskan bahwa sinergi antar fasilitas layanan kesehatan harus diperkuat agar masyarakat mendapatkan pelayanan yang terintegrasi dan optimal.
Baca Juga: Dikawal SPPI, ABK Dedy Terima Dokumen Pentingnya dari PT LAS Pemalang
"Kolaborasi antara RSUD dan puskesmas sebagai bagian jejaring layanan menjadi hal penting dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Agus.
Agus menambahkan, penguatan kolaborasi tersebut juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, yang menekankan pentingnya keterpaduan antar institusi dalam melayani masyarakat.
Forum tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari dinas kesehatan, dewan pengawas rumah sakit, kepala puskesmas se-Kota Tegal, perwakilan rumah sakit hingga masyarakat.
Baca Juga: Punya Wilayah Kawasan Industri, BPS Batang Terapkan Metode Ini untuk Sensus Ekonomi
Direktur RSUD Kardinah, Lenny Harlina Herdha Santi, menyebut bahwa FKP menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam menghadirkan pelayanan yang transparan, akuntabel dan partisipatif.
Menurut Lenny, forum ini juga menjadi ruang komunikasi dua arah antara rumah sakit dengan masyarakat dan para pemangku kepentingan.
"Kepuasan masyarakat menjadi tujuan utama dalam setiap penyelenggaraan pelayanan kesehatan kami," ujar Lenny.
RSUD Kardinah, lanjut Lenny, terus melakukan berbagai pembenahan untuk meningkatkan mutu layanan, mulai dari inovasi, pengembangan sumber daya manusia, peningkatan sarana dan prasarana hingga digitalisasi pelayanan.
Lenny mengakui, tuntutan masyarakat terhadap layanan kesehatan kini semakin tinggi. Karena itu, pihaknya berkomitmen melakukan perbaikan secara berkelanjutan.
Dalam kesempatan yang sama, peserta juga mendapatkan materi terkait layanan bedah digestif yang disampaikan dr. Hidayati Samsiarah, sebagai bagian dari edukasi layanan medis. **


