HPN Jateng 2026 di Tegal, Seruan Perkuat Pers Profesional di Era Disinformasi

Minggu, 15 Februari 2026 | 08.37
Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana, memberikan bingkisan kepada wartawan senior di Kota Tegal, Sabtu malam 14 Februari 2026.
Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana, memberikan bingkisan kepada wartawan senior di Kota Tegal, Sabtu malam 14 Februari 2026.

Puncak Hari Pers Nasional Jawa Tengah 2026 di Kota Tegal memperkuat sinergi pers dan pemerintah untuk mendukung pembangunan dan ekonomi daerah.

TEGAL, puskapik.com - Puncak peringatan Hari Pers Nasional Provinsi Jawa Tengah 2026 digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kompleks Balai Kota Tegal, Sabtu malam 14 Februari 2026.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengapresiasi atas kepercayaan menjadikan Kota Tegal sebagai tuan rumah puncak HPN tingkat provinsi.

Dedy berharap, momentum itu dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mendorong pembangunan serta promosi potensi daerah.

"Dengan kolaborasi yang baik, pers dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperkuat sektor perdagangan, jasa, pariwisata hingga UMKM," ujar Dedy Yon.

Baca Juga: Wapres dan Gubernur Jateng Tinjau Tanah Gerak Jangli Semarang, Proses Relokasi Disiapkan

Dengan tema Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat, menekankan pentingnya pers yang profesional, independen dan bertanggung jawab dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Hadir dalam kegiatan itu, Bupati Pemalang Anom Widyantoro, Kepala Komdigi Jateng, Agung Hariyadi, Sekretaris Dewan Penasihat PWI Pusat, Sasongko Tedjo, Ketua PWI Jateng, Setiawan Hendra Kelana serta perwakilan pengurus PWI kabupaten kota se-Jateng.

Agung Hariyadi menyebut bahwa pers yang sehat adalah pers yang merdeka namun tetap menjunjung etika dan tanggung jawab.

Di tengah arus disinformasi serta pesatnya perkembangan teknologi digital, pers diharapkan mampu menjadi penjernih informasi dan menjalankan fungsi kontrol sosial secara objektif dan berimbang.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mengajak insan pers untuk turut mengawal program pembangunan, mulai dari percepatan infrastruktur, pengentasan kemiskinan ekstrem hingga digitalisasi birokrasi melalui pemberitaan yang akurat dan konstruktif.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait