IBI Kota Tegal Fokus Dampingi Ibu Hamil Pasca Banjir Krandon-Kaligangsa

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18.02
Ketua PC IBI Kota Tegal, Taryuli menyerahkan bantuan kepada ibu hamil yang terdampak genangan air di Kelurahan Kaligangsa, Sabtu 10 Januari 2026.
Ketua PC IBI Kota Tegal, Taryuli menyerahkan bantuan kepada ibu hamil yang terdampak genangan air di Kelurahan Kaligangsa, Sabtu 10 Januari 2026.

IBI Kota Tegal fokus dampingi ibu hamil pascabanjir Krandon–Kaligangsa melalui bantuan, pemeriksaan kesehatan, dan pendampingan langsung.

TEGAL, puskapik.com - Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia atau PC IBI Kota Tegal menyalurkan bantuan sosial tahap kedua bagi warga terdampak banjir di Kelurahan Krandon dan Kaligangsa, Sabtu 10 Januari 2026.

Bantuan kali ini difokuskan pada penanganan pasca banjir untuk kelompok ibu hamil.

Ketua PC IBI Kota Tegal, Taryuli menyampaikan, dua kelurahan tersebut sempat mengalami genangan air cukup lama pada akhir tahun 2025 lalu, sehingga berdampak pada kondisi kesehatan warga, khususnya ibu hamil.

Baca Juga: Genangan Air Krandon Tegal Ditangani, 250 Orang Turun Bersihkan Saluran

"Pada hari ini kami memberikan bantuan sosial yang secara khusus ditujukan kepada ibu hamil yang terdampak banjir," ujar Taryuli.

Sebelumnya, saat wilayah Krandon dan Kaligangsa masih tergenang air, PC IBI Kota Tegal telah menyalurkan bantuan tahap pertama berupa sembako dan uang tunai melalui BPBD Kota Tegal untuk seluruh warga terdampak.

Pada tahap kedua ini, PC IBI lebih menekankan pada upaya pemulihan kesehatan pasca banjir.

Baca Juga: Genangan Tahunan di Krandon Akhirnya Dipetakan, Penanganan Butuh Rp 2 Miliar

Bantuan disalurkan secara door to door dengan mendatangi langsung rumah ibu hamil, sekaligus melakukan pemeriksaan fisik serta memastikan kondisi kandungan tetap sehat.

Selain pemeriksaan kesehatan, tim juga melakukan visitasi lingkungan rumah untuk menilai kondisi kebersihan dan kesehatan pasca banjir.

Hal tersebut dilakukan sebagai dasar pemberian pendampingan agar lingkungan tempat tinggal tetap sehat meski baru terdampak genangan.

Baca Juga: Sumur Warga Tercemar, Kelurahan Kaligangsa Salurkan Kaporit dan Tawas

"Kegiatan ini kami laksanakan berkolaborasi dengan Puskesmas Kaligangsa. Jika ada hal-hal yang perlu ditindaklanjuti dan di luar kewenangan bidan, akan kami koordinasikan dan serahkan kepada puskesmas," jelas Taryuli.

Taryuli menambahkan, apabila ditemukan kondisi rumah yang masih kotor, lembap atau tidak sehat dan berpotensi memengaruhi kesehatan ibu hamil, pihaknya akan berkonsultasi dengan Puskesmas Kaligangsa bersama tim teknis terkait.

Total bantuan yang disalurkan pada kegiatan ini mencapai Rp 8 juta, yang diberikan dalam bentuk uang tunai dan sembako.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait