Kapolres Tegal: Tunggu Hasil Forensik Penyebab Satu Keluarga Meninggal dalam Mobil di Jalan Tol

Sabtu, 13 Desember 2025 | 02.50

SLAWI, puskapik- Polisi masih menyelidiki penyebab kematian empat orang dalam sebuah mobil yang terparkir di ruas tol Pejagan-Pemalang Km 284, tepatnya masuk wilayah Desa Karangjati, Kecamatan Tarub, ...

SLAWI, puskapik- Polisi masih menyelidiki penyebab kematian empat orang dalam sebuah mobil yang terparkir di ruas tol Pejagan-Pemalang Km 284, tepatnya masuk wilayah Desa Karangjati, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal yang terjadi Kamis (11/12/2025) pagi. Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo menyampaikan, pasca penemuan empat korban yang masih satu keluarga, Satreskrim Polres Tegal telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), identifikasi korban dan autopsi pada Kamis (11/12/2025). Autopsi Biddokes Polda Jateng mulai pukul 17.00 WIB sampai 22.00 WIB Pengambilan sampel autopsi juga dilakukan untuk diserahkan kepada laboratorium forensik untuk mengidentifikasi penyebab kematian. Pada Jumat (12/12/2025) , laboratorium forensik telah melakukan analisa olah TKP dan kendaraan yang digunakan korban. "Polres Tegal masih menungu hasil resmi pemeriksaan oleh dokter dan laboratorium forensik terkait hasil autopai maupun tes toksikologi," jelas Kapolres Tegal saat ditemui di Mapolres Tegal, Jumat (12/12/2025) sore. Ditanya mengenai kemungkinan korban menghirup gas beracun, Kapolres Tegal menyatakan pihaknya belum dapat memastikan. " Selama belum ada hasil resmi yang dikeluarkan oleh dokter maupun laboratorium forensik kami tidak mau memberikan statemen yang nantinya dapat merubah suasana," tutur AKBP Bayu Prasatyo. Kapolres Tegal menambahkan, hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan, tidak ditemukan tanda- tanda kekerasan terhadap empat korban yang ditemukan. Empat korban tersebut diketahui masih memiliki hubungan keluarga, terdiri atas suami, istri, anak dan kerabat dekat. Semuanya berasal dari Pacitan. " Mereka perjalanan melayat dari Bekasi menuju Pacitan," sebut," sebutnya. Empat korban meninggal dalam mobil Toyota Kijang kapsul silver B 1973 KVA ditemukan oleh petugas PPTR di Tol Pejagan-Pemalang Km 284 yang kemudian dilaporkan melalui layanan 110 kepada unit PJR dan Polres Tegal. Laporan ditindaklanjuti oleh Piket Pamapta Polres Tegal bersama piket fungsi dengan mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Selanjutnya empat korban dibawa ke RSUD dr Soeselo Slawi. Kasat Reskrim Polres Tegal AKP Luis Beltran Marissing menuturkan, saat ditemukan semua korban sudah meninggal. Mesin Kendaraan Mati Kendaraan dalam posisi mesin mati, bahan bakar habis dan AC hidup serta semua kaca tertutup. Hasil pemeriksaan terhadap saksi, pada Rabu (10/12/2025) sekitar pukul.13.00 kendaraan tersebut berhenti di Km 250. Petugas kesehatan dari tol sempat menghampiri dan melihat kondisi istri dari pengemudi dalam keadaan pingsan. Kemudian ditawarkan ke RS terdekat tapi suami korban menolak sehingga dibuatkan surat pernyataan penolakan terhadap upaya tindakan medis yang mau dilakukan petugas kesehatan dari jalan tol. Kendraaan yang membawa empat orang itu melanjutkan perjalanan. " Pada pukul 15.45 petugas kesehatan lewat menuju arah Semarang karena ada kecelakaan. Mereka melihat mobil Kijang berhenti di pinggir Tol Km 284," sebutnya. Pada Kamis (11/12/2025) pukul 06.00 petugas patroli PPTR menemukan kendaraan masih di lokasi yang sama dan setelah dilakukan pengecekan empat orang di dalamnya telah meninggal. Diperkirakan kematian sudah lebih dari 7 jam. Jenazah korban telah dikembalikan kepada keluarga untuk dimakamkan. Adapun mobil Kijang masih berada di Polres Tegal untuk keperluan penyelidikan. Identitas korban masing masing yakni, Iwan, Pacitan, 23-02-1986, wiraswasta, alamat Jl. Melati Raya Blok CF 2/58, Desa Jatisari, Kota Bekasi, Purwanto Pacitan, 15-11-1985, wiraswasta, alamat Dare RT 02/007, Desa Bubakan, Kabupaten Pacitan. Kemudian Wiyanti, Pacitan, 01-04-1987, ibu rumah tangga, alamat Jl. Melati Raya Blok CF2/58, Desa Jatisari, Kota Bekasi dan seorang anak balita.*

Artikel Terkait