Orang Tua Siswa Resah, Anak Diminta Sambut Wali Kota Tegal Usai Menikah

TEGAL, puskapik.com - Rencana penyambutan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan istrinya di Lapangan Yos Sudarso pada Sabtu 11 Oktober 2025 sore, menuai reaksi dari sejumlah orang tua siswa SMP di K...
TEGAL, puskapik.com - Rencana penyambutan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan istrinya di Lapangan Yos Sudarso pada Sabtu 11 Oktober 2025 sore, menuai reaksi dari sejumlah orang tua siswa SMP di Kota Tegal.
Mereka mengaku resah dan khawatir karena anak-anak diarahkan untuk hadir dalam acara yang dianggap bernuansa pribadi.
Seperti disampaikan Yanti (46) orang tua salah satu siswa SMP negeri di Kota Tegal. Yanti menyayangkan pelibatan pelajar dalam kegiatan yang bukan bersifat pendidikan atau resmi dari sekolah.
“Kenapa anak-anak harus dilibatkan dalam urusan pribadi? Ini kan bukan kegiatan belajar, bukan pula kegiatan keagamaan atau nasional,” ujar Yanti pada Jumat malam 10 Oktober 2025.
Menurut Yanti, selain soal esensi kegiatan, faktor keamanan dan waktu juga menjadi pertimbangan. Apalagi, kegiatan itu dijadwalkan berlangsung sore hingga malam hari, dengan jumlah siswa yang cukup banyak.
“Terus hari Sabtu itu waktu anak-anak kegiatan tambahan, seperti les. Apa harus mengorbankan waktu belajar mereka juga?,” kata Yanti dengan nada kecewa.
Yanti menambahkan, kegiatan malam hari juga dikhawatirkan tidak kondusif bagi siswa.
“Wong kita orang tua saja membatasi anak-anak supaya tidak keluar malam. Lah ini malah diminta ikut acara yang malamnya ada hiburan segala,” ujar Yanti.
Menanggapi keresahan itu, Anggota DPRD Kota Tegal, Erni Ratnani, ikut memberikan pandangan. Erni menilai pelibatan siswa seharusnya dibatasi pada kegiatan yang mendidik dan relevan dengan dunia pendidikan.
“Menurut saya pribadi, sebenarnya kurang pas. Kalau hanya menyambut saja tidak apa-apa, tapi kalau dilibatkan dalam pengundian dengan hiburan artis sampai malam, menurut saya kurang edukatif,” ujar Erni.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh, telah membenarkan adanya imbauan agar siswa hadir menyambut wali kota yang baru saja menikah di Solo.
Menurut Dewi, kegiatan tersebut bagian dari Gebyar Semarak Pesta Rakyat Tegal Amazing 2025 dan tidak bersifat paksaan.
“Para siswa diharapkan dapat menyambut kepala daerah yang sedang berbahagia, tidak dipaksa. Malamnya juga ada undian kupon berhadiah, salah satunya handphone,” kata Dewi, Jumat sore 10 Oktober 2025.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi tambahan dari Disdikbud Kota Tegal, terkait kekhawatiran para orang tua maupun mekanisme kehadiran siswa di lapangan pada Sabtu sore. **



