Desa Wisata Cempaka Tegal, Paduan Potensi Alam dan Budaya

Desa Wisata Cempaka tawarkan keindahan alam lereng Slamet, pasar tradisional, bukit indah, dan camping ground dengan suasana sejuk.
SLAWI, puskapik.com - Lereng Gunung Slamet menyimpan banyak keindahan alam. Salah satunya keindahan alam di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal. Potensi alam yang luas biasa dipadukan dengan budaya setempat, sehingga tercipta destinasi menarik dan unik.
Berikut ini, destinasi wisata di Cempaka yang terus dikembangkan.
1. Sumber Mata Air Tuk Mudal dan Tuk Pitu.

Tuk Mudal merupakan salah satu telaga yang berada di tengah Desa Cempaka. Tuk Mudal ini awalnya digunakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga dan pengairan bagi pertanian sekitar.
Seiring berjalannya waktu, atas inisiatif warga sekitar Tuk Mudal ini akhirnya dibuat kolam pemandian untuk wisata masyarakat umum.
Baca Juga: Menepi Sejenak di Ketinggian, Sejuknya Kebun Teh Paninggaran Pekalongan
Tuk Mudal bersumber dari empat mata air, yaitu Tuk Blambangan, Tuk Pengayeman, Tuk Gorang, dan Tuk Nangkaair. Aliran yang keluar dari Tuk Mudal ini bersatu dengan aliran tiga mata air lainnya sehingga disebut dengan nama Tuk Pitu dan dipercaya menjadi air yang memiliki khasiat luar biasa.
Kini, Tuk Mudal selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal untuk berenang. Bahkan, pengelola juga telah menyediakan sepeda air untuk pengunjung.
2. Pasar Slumpring

Pasar Slumpring adalah pasar tradisional yang digagas oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Cempaka untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat sekitar melalui kegiatan pariwisata. Nama Slumpring diambil dari kata pring atau bambu dalam bahasa Jawa.



