Desa Wisata Muncanglarang Tegal, Suguhkan Keindahan Sindang Kemadu dan Telaga Kaliwangun

Senin, 12 Januari 2026 | 09.41
 Wisata Sidang Kemadu di Desa Muncanglarang, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. (Dok)
Wisata Sidang Kemadu di Desa Muncanglarang, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, beberapa waktu lalu. (Dok)

Desa Muncanglarang Tegal punya wisata alam Sikadu dan Telaga Kaliwangun yang asri, namun masih perlu pembenahan sarana demi kenyamanan wisatawan.

SLAWI, puskapik.com - Desa Muncanglarang, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal memiliki potensi alam luar biasa.

Dua potensi itu yang menjadikan Muncanglarang dijadikan desa wisata. Dua wisata itu, yakni Sindang Kemadu (Sikadu) dan Telaga Kaliwangun.

Namun, kini kondisi dua wisata di Muncanglarang butuh pembenahan untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung.

Baca Juga: Perlu Tahu Nih, Hobi Memelihara Ikan di Akuarium dalam Rumah Menurut Islam dan Feng Shui

1. Sindang Kemadu (Sikadu)

sindang kemadu dok istimewa

Awalnya telaga ini merupakan sumber mata air warga Dukuh Pereng Desa Muncanglarang untuk kebutuhan sehari-hari. Namun lambat laun sindang atau telaga ini berubah fungsi menjadi tempat rekreasi dan akhirnya dikelola swadaya oleh warga sekitar.

Pepohonan yang menjulang tinggi disertai suasana sejuk khas pegunungan menjadi pemandangan sehari-hari di sini. Tidak ada biaya masuk khusus di tempat ini, alias gratis. Beberapa perahu bebek juga sudah dipersiapkan dipinggiran telaga ini yang disewakan untuk wisatawan.

Baca Juga: Bikin Bangga, Pesilat Asal Kota Tegal Atifah Juara 1 Pencak Silat Pangdam Jaya Cup 2026, Terbaik Putri

Beberapa gazebo juga berdiri cantik di pinggiran telaga, musholla, dan juga warung makan sederhana milik warga. Meskipun kini sudah beralih fungsi menjadi tempat wisata, namun warga sekitar masih menggunakannya untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk mandi dan mencuci. Tapi mereka tetap menjaga kebersihannya.

Luas telaga ini hampir seluas lapangan sepakbola dengan kedalaman air sekitar 2-3 meter. Jadi bisa digunakan untuk foto atau video under water dengan air yang lumayan jernih. Jika tak ingin berbasah-basahan, kita bisa duduk-duduk mengobrol atau jika suka suasana hening, bisa juga sembari membaca buku atau mencari inspirasi sembari duduk-duduk santai di gazebonya. Jalan-jalan berkeliling telaganya juga menjadi hal menarik. Jika Sikadu ini dikelola professional lagi, pasti pamornya seperti Umbul Ponggok di Klaten.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait