Bermain Usai Salat Subuh, Tiga Remaja Putri di Batang Tewas Disambar Kereta Api

Tiga pelajar SMP di Batang tewas tertabrak KA Argo Merbabu saat diduga bermain dan berswafoto di rel usai salat subuh, Sabtu pagi.
BATANG, puskapik.com – Duka mendalam menyelimuti Kampung Sebuntu, Kedungmiri, Kelurahan Kasepuhan, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Tiga remaja putri tewas mengenaskan setelah tertabrak kereta api saat diduga bermain dan berswafoto di atas rel, Sabtu (21/2/2026) pagi.
Ketiga korban merupakan pelajar SMP dan teman sepermainan. Mereka adalah Anggita Permadani (16), Adita Fadhiratul Jannah (15), dan Iswatik Sawita (15).
Insiden tragis itu terjadi sekitar pukul 06.53 WIB di kilometer 81 jalur hilir, antara Stasiun Batang dan Stasiun Pekalongan.
Baca Juga: Wilayah di Jateng Akan Usulkan Pembentukan Kawasan Industri
Berdasarkan informasi di lapangan, sebelum kejadian para korban berkumpul di sekitar rel usai menunaikan salat subuh bersama sejumlah remaja lainnya. Saat itu melintas Kereta Api Argo Merbabu relasi Semarang–Gambir.
Diduga korban tidak menyadari datangnya kereta hingga akhirnya tertabrak dan terseret sekitar 400 meter dari titik awal kejadian.
Benturan keras membuat ketiganya meninggal dunia di lokasi. Warga yang mengetahui peristiwa itu langsung berhamburan ke lokasi dan melaporkan kejadian tersebut ke aparat kepolisian.
Ketua RT setempat, Yuliyanto, mengatakan suasana pagi itu semula tampak biasa saja. Namun tiba-tiba terdengar suara keras dari arah rel yang membuat warga panik.
“Anak-anak itu habis subuhan, kumpul di sekitar rel. Tidak tahu persisnya bagaimana, tapi tiba-tiba sudah kejadian,” ujarnya.


