Banjir Sungai Keruh Robohkan 11 Rumah di Bumiayu Brebes, Warga Diungsikan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 08.32
Rumah roboh akibat banjir Sungai Keruh di blok Kalker, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Rumah roboh akibat banjir Sungai Keruh di blok Kalker, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Banjir Sungai Keruh akibat hujan lebat merobohkan 11 rumah di Blok Kalker, Bumiayu, Brebes. Warga dievakuasi ke lokasi aman.

BREBES, puskapik.com – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat sore hingga malam, 23 Januari 2026, memicu banjir di Sungai Keruh.

Banjir tersebut merobohkan 11 rumah di Blok Kalker, Desa Dukuhturi, Kecamatan Bumiayu.

Banjir mulai meluap sekitar pukul 22.00 WIB, dan semakin deras menjelang tengah malam hingga membelok ke pemukiman warga di Blok Kalker.

Baca Juga: Banjir Material dari Gunung Slamet, Warga di Bantaran Kali Penakir Pemalang Diungsikan

“Rumah roboh menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00. Total ada sekitar 11 rumah yang hilang,” kata Bejo, salah satu warga terdampak. Ia mengungkapkan keluarganya sudah sempat mengungsi sebelum rumahnya roboh.

Setelah kejadian itu, warga terdampak langsung mendapatkan penanganan darurat dari BPBD Kabupaten Brebes. Mereka diungsikan ke gedung SDIT Bumiayu untuk mendapat perlindungan sementara.

Bejo berharap pemerintah melakukan normalisasi sungai dari hulu, bukan hanya pembangunan talud atau tanggul pengaman, agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga: BREAKING NEWS : Satu Warga Tewas Dalam Insiden Banjir Bandang di Pemalang

“Kalau tidak dinormalisasi, rumah-rumah akan terus jadi korban, baik di Kalker maupun Kalierang,” ujarnya.

Koordinator Penanganan Bencana Posko Bumiayu BPBD Kabupaten Brebes, Budi Sujatmiko, menyampaikan, berdasarkan pendataan sementara, enam rumah roboh atau rusak berat, milik Sentot, Ibu Siros, Ibu Ari, Bapak Mukson, Bapak Marimo, dan Bapak Bejo.

Sedangkan empat rumah lain masih terancam, yakni milik Bapak Waryono, Nasuha, Ardiansyah, dan Sumarno.

Selain Blok Kalker, banjir juga merusak tebing sungai di Blok Kalierang, Dukuh Krajan 1, RT 01/RW 01. Sebanyak 11 rumah terdampak di sana, milik Bapak Turiman, Ibu Nurhayati, Bapak Mutamin A, Bapak Mutamin B, Bapak Itong, Bapak Songko, Bapak Hakim, Bapak Sutarno, Bapak Budi, Bapak Adi, dan Ibu Waria.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan pendataan dan menginventarisir dampak banjir,” kata Budi. **

Artikel Terkait