Bukan Cerita Fiksi, Rahang Gajah Purba Ini Jadi Bukti Kehidupan Jutaan Tahun Lalu di Bumiayu

Fosil rahang gajah purba Stegodon di Museum Bumiayu jadi bukti Brebes pernah menjadi habitat fauna raksasa jutaan tahun lalu.
BREBES, puskapik.com - Tahukah kamu, Bumiayu pernah dihuni gajah purba jutaan tahun lalu? Fosil rahang bawah gajah purba yang dipamerkan di Museum Purbakala Bumiayu, Kabupaten Brebes, menjadi bukti nyata bahwa wilayah ini dulunya merupakan habitat makhluk raksasa.
Fosil tersebut berasal dari spesies Stegodon trigonocephalus, gajah purba berukuran besar yang diperkirakan hidup sekitar 1 hingga 1,2 juta tahun lalu. Dari bentuk rahang, ukuran, dan struktur giginya, terlihat jelas karakter gajah purba dengan tubuh besar dan kuat.
Stegodon trigonocephalus dikenal sebagai salah satu gajah purba terbesar yang pernah hidup di Nusantara. Hewan ini merupakan herbivora, memakan tumbuhan keras sesuai dengan kondisi lingkungan pada masa prasejarah.
Baca Juga: UPS Tegal Dukung Gebrakan Kemendiktisaintek
Keberadaan fosil ini memperkuat temuan bahwa Bumiayu dulunya memiliki ekosistem yang mendukung kehidupan fauna, jauh berbeda dengan kondisi saat ini. Wilayah ini bukan sekadar dataran biasa, tetapi bagian dari bentang alam purba yang luas dan subur.
Rahang gajah purba Stegodon ini menjadi salah satu koleksi penting Museum Purbakala Bumiayu, yang berlokasi di kompleks Perumahan Bumi Sari Ayu, Desa Kalierang.
Selain Stegodon, museum ini juga menyimpan berbagai fosil hewan purba lain yang ditemukan di wilayah Brebes dan sekitarnya. Semua fosil ini berasal dari Situs Bumiayu, salah satu lokasi penelitian prasejarah penting di Indonesia.
Baca Juga: Serahkan DPA 2026, Bupati Brebes Ajak Kawal Pembangunan Daerah
Keberadaan fosil rahang gajah purba menjadikan Museum Purbakala Bumiayu sebagai destinasi wisata edukasi yang menarik. Khususnya bagi pelajar yang ingin melihat langsung bukti kehidupan purba yang selama ini hanya dikenal melalui buku atau materi pembelajaran.
Fosil gajah purba dan berbagai fosil hewan purba lainnya yang dipamerkan di museum bukan sekadar benda pajangan, melainkan warisan sejarah yang harus dijaga, sekaligus pengingat bahwa Bumiayu memiliki peran penting dalam sejarah panjang kehidupan purba di Indonesia. **



