Dana Desa Hingga Kerusakan Infrastruktur Menjadi Curhatan Warga Saat Musrenbang Kecamatan Larangan

Warga Kecamatan Larangan Brebes curhat soal dana desa terbatas, jalan rusak, minim lampu jalan, dan drainase buruk saat Musrenbang, Selasa (3/2/2026).
BREBES, puskapik.com – Persoalan dana desa hingga kerusakan infrastruktur menjadi curhatan warga saat di laksanakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah,Selasa (03/02/2026).
Kegiatan yang digelar di Aula Kantor Camat Larangan ini, di hadiri Anggota DPRD Heri Pasaribu. Selain itu, hadir Forkompicam Larangan, para kepala desa se Kecamatan Larangan, dan organisasi masyarakat.
Dalam kegiatan itu, banyak keluhan warga yang disampaikan kepada wakil rakyatnya. Utamanya, terkait dana desa yang terbatas. Hal itu berdampak pada pembangunan infrastruktur desa. Selain itu, warga juga menyampaikan terkaitjalan rusak, masih minimnya penerangan lampu jalan hingga normalisasi drainase yang belum tertangani optimal.
Baca Juga: Warga Cilongok Tegal Desak Pembangunan Jembatan Kalierang Rampung Sebelum Lebaran
Anggota DPRD Brebes, Heri Pasaribu mengungkapkan, forum Musrenbang menjadi wadah curhatan aspirasi dari desa-desa yang selama ini terkendala keterbatasan anggaran, khususnya dana desa.
“Keluhan yang disampaikan cukup beragam. Mulai dari kondisi infrastruktur jalan yang rusak, drainase yang buruk yang memicu terjadinya banjir, hingga persoalan penerangan jalan yang masih minim," ujarnya.
Menurut dia, keterbatasan dana desa membuat sejumlah kebutuhan mendesak, seperti perbaikan jalan lingkungan dan normalisasi drainase, belum dapat ditangani secara maksimal oleh pemerintah desa yang ada di Kecamatan Larangan.
Baca Juga: Satlantas Polres Brebes Gencarkan Sosialisasikan Operasi Keselamatan Candi 2026, Ini Tujuannya
Heri Pasaribu menegaskan, pihaknya akan mengawal aspirasi tersebut agar menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Brebes dalam penyusunan program pembangunan.
“Kami mendorong Pemkab Brebes agar lebih fokus pada perbaikan infrastruktur jalan dan drainase, terutama di wilayah yang menjadi prioritas sehingga nantinya bisa dirasakan masyarakat banyak," jelasnya


