Tanah Bergerak di Sirampog Brebes Meluas, 122 Rumah Rusak

Warga membongkar rumah rusak akibat tanah bergerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Sirampog, Brebes, keselamatan dan menyelamatkan material bangunan.
Material bangunan, terutama kayu, diselamatkan untuk digunakan kembali jika hunian sementara sudah disiapkan.“Bantuan dari pemerintah belum ada. Yang membantu baru dari warga sekitar dan relawan,” kata Budi.
Kepala Desa Sridadi, Sudiryo, membenarkan kondisi tanah bergerak di Dukuh Bojongsari semakin parah. Ia menyebut pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut sejak awal.
“Sudah kami laporkan melalui kecamatan dan dinas terkait. Kami berharap segera ada bantuan untuk meringankan beban warga,” ujarnya.
Dukuh Bojongsari dihuni sekitar 146 kepala keluarga atau 439 jiwa. Seluruhnya merupakan warga yang sebelumnya direlokasi dari Dukuh Lebakgoak akibat bencana tanah bergerak pada 2013 lalu. **
Artikel Terkait

Begini Sejarah Telur Asin Brebes Hingga Menjadi Ikon Kebanggaan Daerah

Banjir Sungai Keruh Bumiayu: Forpambes Usulkan Relokasi Pipa PDAM

SDN 1 dan 2 Limbangan Kulon Brebes Masuk Usulan Revitalisasi APBN Untuk Atasi Banjir
