Tanggul Jebol Picu Banjir, Pemdes Kalierang Bumiayu Pasang Bronjong di Sungai Kalierang

Senin, 19 Januari 2026 | 11.14
Pemasangan bronjong tanggul Sungai Kalierang, di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, untuk mencegah luapan banjir masuk ke permukiman warga.
Pemasangan bronjong tanggul Sungai Kalierang, di Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, untuk mencegah luapan banjir masuk ke permukiman warga.

Pemasangan bronjong tanggul Sungai Kalierang di Desa Kalierang, Bumiayu, Brebes, untuk cegah luapan banjir ke permukiman.

BREBES, puskapik.com – Pemerintah Desa Kalierang, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, melakukan pemasangan bronjong di titik rawan tanggul Sungai Kalierang yang sebelumnya jebol dan memicu banjir hingga masuk ke permukiman warga.

Pemasangan bronjong dilakukan melalui kerja bakti bersama BPBD Kabupaten Brebes serta warga RW 2 dan RW 6 Desa Kalierang.

Tanggul yang jebol tersebut menyebabkan air Sungai Kalierang meluap saat hujan deras.

Kegiatan kerja bakti ini merupakan tindak lanjut dari audiensi warga yang meminta adanya penanganan agar banjir tidak kembali terulang.

Baca Juga: Banjir Rendam 7 Desa di Siwalan dan Sragi, Kapolres Pekalongan Siagakan 3 Posko Utama

Pemasangan bronjong dilaksanakan pada Minggu 18 Januari 2026, sebagai langkah antisipasi banjir susulan di tengah musim penghujan.

Kades Kalierang, Irma Hamdani, mengatakan, pemasangan bronjong sepanjang lebih kurang 20 meter menjadi bentuk respons cepat pemerintah desa terhadap keluhan warga pascabanjir bandang.

“Kerja bakti ini kami lakukan untuk mengatasi luapan air saat banjir. Bronjong juga berfungsi menahan erosi tanah di bantaran Sungai Kalierang,” ujar Irma.

Ia menegaskan, keselamatan warga menjadi prioritas utama Pemerintah Desa Kalierang.

“Yang terpenting warga merasa lebih aman dan risiko banjir bandang bisa diminimalkan,” tambahnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait