Bupati Banyumas Luncurkan Salin Aslimas di May Day 01 Mei 2026, 1.065 Pekerja Rentan Terlindungi

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono luncurkan Salin Aslimas saat May Day 2026, lindungi 1.065 pekerja rentan dan serahkan santunan JKK
BANYUMAS, puskapik.com – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 01 Mei 2026 di Kabupaten Banyumas tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum peluncuran program perlindungan sosial bagi pekerja rentan.
Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono secara resmi meluncurkan Program Salin Aslimas (Sadewo Lintarti Peduli Pekerja Rentan Banyumas) di halaman Pendopo Sipanji, Jumat, 1 Mei 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan diikuti ribuan pekerja dari berbagai sektor. Acara diawali dengan senam sehat bersama yang menjadi ajang silaturahmi antara pekerja, pengusaha, serta pemerintah daerah.
Baca Juga: Hentikan Kontrak Sepihak, RSUD Suradadi Dinyatakan Wanprestasi Pengelolaan Parkir
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Banyumas, Wahyu Dewanto, mengatakan, May Day 2026 mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja”.
Ia menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan penguatan hubungan industrial yang harmonis.
“Pengusaha butuh pekerja, dan pekerja adalah tulang punggung pembangunan di Kabupaten Banyumas. Tanpa pekerja tidak ada produksi dan tanpa pekerja tidak ada kemajuan,” ujarnya.
Baca Juga: 54 Tim Esports MLBB Adu Strategi di Ajang Kapolres Tegal Esports Series 2026
Selain senam bersama, rangkaian May Day 2026 juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada perusahaan dengan tata kelola terbaik, peluncuran Sensus Ekonomi 2026 Kabupaten Banyumas, serta pembagian ribuan doorprize bagi para pekerja.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sadewo resmi meluncurkan Program Salin Aslimas sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja sektor informal yang belum memiliki jaminan sosial ketenagakerjaan.
Program ini menyasar pekerja rentan seperti Asisten Rumah Tangga (ART), pedagang keliling, hingga pekerja serabutan.
Pada tahap awal, sebanyak 1.065 pekerja rentan di Kabupaten Banyumas langsung menjadi penerima manfaat program tersebut.
“Momentum ini tidak hanya meresmikan program, tetapi juga meresmikan ketenangan bagi pekerja rentan di Banyumas,” kata Sadewo.
Ia menargetkan cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan meningkat dari 37,18 persen pada 2025 menjadi 41,95 persen pada 2026. Pemkab juga mendorong ASN untuk ikut melindungi minimal satu pekerja rentan di lingkungan masing-masing.
Artikel Terkait

Taj Yasin Apresiasi Peran Media Dongkrak Indeks Demokrasi di Jateng

Polres Kendal Tangkap Dua Begal Motor Pelajar SMP, Residivis Berpura-pura Jadi Polisi

Ngonthel di Prambanan Bersama 40 Negara, Duta Besar Jerman dan Belanda Sebut Magnet Baru Pariwisata
