Gubernur Ahmad Luthfi Percepat Relokasi Pengungsi Bencana Purbalingga

Jumat, 30 Januari 2026 | 22.07
Gubernur Jateng di Purbalingga
Gubernur Jateng di Purbalingga

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengecek percepatan penanganan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga pada Jumat, 30 Januari 2026.

PURBALINGGA, puskapik.com - Penanganan bencana banjir dan longsor di Purbalingga, memasuki tahap kedua. Setelah sebelumnya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengucurkan bantuan, kali ini Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi. Hasilnya bakal dilakukan percepatan relokasi pengungsi.

Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat mengecek percepatan penanganan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Purbalingga pada Jumat, 30 Januari 2026. Gubernur meminta Pemerintah Kabupaten Purbalingga segera menetapkan lokasi hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak.

Bencana banjir dan longsor di Purbalingga terjadi pada 23 Januari 2026 sekitar pukul 22.00. Air bah disertai material longsoran merendam dan merusak empat desa di dua kecamatan, yakni Desa Sangkanayu dan Desa Lambur di Kecamatan Mrebet, serta Desa Kutabawa dan Desa Serang di Kecamatan Karangreja. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di Desa Serang.

Baca Juga: Cek Banjir Bandang di Pemalang, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Aktivitas Pendidikan Tetap Jalan

Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, mengatakan, perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah diberikan sejak hari pertama bencana terjadi. Gubernur Ahmad Luthfi, kata dia, langsung menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jateng untuk terlibat dalam penanganan darurat bersama berbagai pemangku kepentingan.

“Dukungan dari Pemerintah Provinsi sudah ada sejak hari pertama. Gubernur juga terus memantau kondisi di lapangan dan memberikan bantuan kepada para pengungsi. Banyak bantuan untuk perbaikan infrastruktur,” ujar Fahmi saat mendampingi Gubernur di Desa Serang.

Menurut Fahmi, terdapat tiga kebutuhan mendesak yang saat ini menjadi prioritas, yakni penyediaan huntara dan huntap, perbaikan sejumlah jembatan yang putus akibat banjir dan longsor, serta pemulihan saluran air bersih.

“Lokasi huntara dan huntap sedang kami koordinasikan dengan kepala desa. Saat ini masih dalam proses pencarian lokasi dan penghitungan kebutuhan,” katanya.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Ahmad Luthfi meninjau Posko Balai Desa Serang dan memimpin rapat percepatan penanganan bencana bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia juga mengunjungi Villa Serang yang digunakan sebagai lokasi pengungsian, berdialog dengan warga, serta menyapa dan menghibur anak-anak pengungsi.

Baca Juga: Tanah Bergerak di Kajen Lebaksiu, Bupati Tegal Tawarkan Solusi Relokasi 24 Rumah Warga Terdampak

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait