Cek Banjir Bandang di Pemalang, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Aktivitas Pendidikan Tetap Jalan

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta aktivitas belajar mengajar di wilayah terdampak bencana banjir bandang Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang tetap berjalan.
PEMALANG, puskapik.com – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meminta aktivitas belajar mengajar di wilayah terdampak bencana banjir bandang Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang tetap berjalan.
Hal itu disampaikan Ahmad Luthfi saat mengunjungi Posko Pengungsian Bencana Banjir Bandang di Kantor Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, Jumat 30 Januari 2026.
Dalam kunjungannya, Gubernur Ahmad Luthfi meninjau langsung kondisi para pengungsi dan menemui ibu-ibu dan anak-anak yang tengah mengikuti kegiatan trauma healing di posko pengungsian.
Baca Juga: Tanah Bergerak di Kajen Lebaksiu, Bupati Tegal Tawarkan Solusi Relokasi 24 Rumah Warga Terdampak
Selain itu, Ahmad Luthfi juga meninjau aktivitas belajar mengajar di sekolah darurat SD Negeri 3 Penakir, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang. Di sana, ia menyerahkan bantuan seragam sekolah.
Gubernur Ahmad Luthfi menegaskan bahwa aktivitas pendidikan tidak boleh terhenti meskipun daerah masih dalam status tanggap darurat bencana.
Ia meminta Dinas Pendidikan untuk menyiapkan tempat belajar sementara bagi anak-anak pengungsi serta menugaskan guru-guru untuk mengajar di lokasi pengungsian.
“Anak-anak harus sekolah, harus belajar. Kalau masih trauma datang ke sekolah, di tempat pengungsian harus disiapkan guru,” tegas Ahmad Luthfi saat rapat terbatas di Posko Pengungsian Pulosari.
Baca Juga: 107 PPKS Pemalang Terima Bantuan Senilai Rp 192.800.000
Seperti diketahui, sejumlah fasilitas pendidikan di Kecamatan Pulosari Kabupaten Pemalang rusak akibat diterjang banjir bandang. Kondisi itu, mengganggu aktivitas belajar siswa-siswi.


