OMC Digelar di Perairan Utara Jateng, 1 Ton NaCl Disemai

Operasi Modifikasi Cuaca digelar di perairan utara Jateng. Sebanyak 1 ton NaCl disemai untuk mengendalikan hujan dan mitigasi bencana.
Tim OMC melaporkan, awan di perairan utara Jawa Tengah masih terpantau cukup masif. Pada ketinggian 10.000 kaki, terlihat banyak awan berlapis (layering).
Meski demikian, pesawat masih dapat menembus hingga ke bagian utara awan target.
Di lapisan atas, terpantau awan luruhan (anvil) yang berasal dari awan Cumulonimbus.
Operasi Modifikasi Cuaca ini merupakan bagian dari upaya pengelolaan distribusi curah hujan, khususnya untuk mengurangi potensi hujan ekstrem di wilayah daratan Jawa Tengah serta mengarahkan pertumbuhan awan hujan ke wilayah perairan.
“Langkah ini juga bertujuan mendukung mitigasi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan genangan, terutama pada puncak musim hujan,” ujar Fadhlan.
Diungkapkan, hasil penerbangan disampaikan ini sebagai bagian dari evaluasi pelaksanaan OMC yang terus dilakukan secara bertahap dan terukur. (*)
Kalakhar BPBD Jateng, Bergas C Penanggungan, mengatakan, modifikasi cuaca akan terus dilakukan dan rencananya sampai 29 Januari 2026.
Tujuannya untuk menekan curah hujan, terutama di wilayah terdampak bencana untuk penanganan.
Ia menjelaskan dalam sehari bisa dilakukan 5, 7 atau bahkan 9 sorti modifikasi cuaca.
Disesuaikan dengan kondisi awan dan potensi turun hujan.
Artikel Terkait

Pemprov dan Baznas Jateng Bagikan 8.000 Paket Sembako Lebaran

BGN Beri Sanksi SP I kepada Dapur SPPG di Kendal, Jawab Keluhan Layanan di SMP N 1 Cepiring

Buka Puasa Bareng Anak Panti, Ahmad Luthfi Undang 130 Anak Woro Wiloso Lebaran di Kantor Gubernur
