Proyek Pengecoran Jalan, Pantura Kendal Macet Parah hingga 3 Kilometer

Proyek pengecoran jalan di Pantura Kendal picu macet 3 km di Brangsong-Weleri. Arus tersendat, contraflow diterapkan, pengendara imbau cari jalur alternatif.
KENDAL, puskapik.com - Kemacetan panjang hingga tiga kilometer terjadi di jalur Pantura Brangsong, Kabupaten Kendal, Senin (13/4/2026) sore.
Kepadatan ini dipicu proyek pengecoran jalan yang mulai dikerjakan di dua titik, yakni Brangsong dan Weleri.
Arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Jakarta tersendat sejak pukul 16.00 WIB. Antrean kendaraan mengular dari depan Polsek Brangsong hingga jalan lingkar dekat Kawasan Industri Kendal (KIK).
Baca Juga: Angkutan Barang KAI Daop 5 Tembus 320 Ribu Ton, BBM Jadi Penyumbang Terbesar
Kondisi tersebut diperparah dengan tingginya volume kendaraan saat jam pulang kerja.
Di lokasi pengerjaan, sebagian badan jalan ditutup untuk proses pengecoran, sehingga kendaraan hanya dapat melintas secara bergantian menggunakan satu lajur. Meski rambu-rambu peringatan dan imbauan bagi kendaraan berat untuk masuk jalan tol telah dipasang, masih banyak truk dan kendaraan besar yang tetap melintas di jalur Pantura.
Baca Juga: Begini Cara Pedagang di Pemalang Siasati Harga Plastik Naik
Akibatnya, simpul kemacetan tak terhindarkan, terutama dari arah timur atau Semarang. Bahkan, sejumlah pengendara sepeda motor terlihat nekat melawan arus demi menghindari antrean panjang, yang justru memperparah situasi dan membahayakan keselamatan.
KBO Satlantas Polres Kendal, Iptu Joko Santoso, mengatakan pihaknya segera mengambil langkah rekayasa lalu lintas dengan memberlakukan sistem contraflow.
“Contraflow kami berlakukan dari depan SMKN 4 Brangsong sampai SPBU Brangsong karena arus dari arah timur sangat padat,” ujarnya.
Menurutnya, rekayasa lalu lintas tersebut bersifat situasional dan akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Ia juga menyebutkan bahwa pada pagi hari kondisi lalu lintas relatif lebih lancar karena dominasi kendaraan berasal dari arah barat.
“Pengecoran berada di jalur dari timur ke barat, jadi pagi hari relatif aman,” tambahnya.
Sementara itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kendal, Ipda Veri Okta Dwi Saputra, menjelaskan bahwa proyek pengecoran di Pantura Brangsong dilakukan dengan sistem satu lajur, sehingga jalan tidak ditutup total. Sedangkan di wilayah Weleri, arus lalu lintas dialihkan melalui jalur dalam kota.
“Untuk Weleri dialihkan lewat jalur kota, dan kendaraan besar kami arahkan masuk tol,” jelasnya.
Pihak kepolisian juga mengingatkan pengendara untuk tidak melawan arus karena berisiko tinggi menyebabkan kecelakaan, terutama saat kondisi jalan padat.
Artikel Terkait

FLS3N Pageruyung Kendal Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Bibit Seniman Muda

Pemprov Jateng Beri Tali Asih untuk Penghafal Al-Qur’an, Capai 2.000 Santri per Tahun

10 Provinsi Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, Sampah, dan Giant Sea Wall
