Menyusuri Desa Berkabut Demi Opor Ayam Kampung Rawisan Ninine yang Bikin Nagih

Warung Rawisan Ninine Purbalingga sajikan ketupat opor ayam kampung jantan beraroma kayu bakar dengan cita rasa desa yang khas.
PURBALINGGA, puskapik.com - Perjalanan dingin berkabut menyusuri jalanan desa yang berkelok di Kecamatan Kutasari, langsung lunas begitu sepiring ketupat opor ayam kampung jantan mendarat di meja Warung Rawisan Ninine.
Begitu suapan pertama masuk ke mulut, rasa capek di jalan langsung ambyar.
Kuah opor kuning yang sedikit kental, oseng kedelai hitam dan aroma khas masakan kayu bakar bikin momen sarapan atau makan siang jadi super syahdu.
Warung yang berlokasi di Desa Karangcegak RT 06/ RW 03, Kabupaten Purbalingga ini memang spesialis masakan pedesaan.
Baca Juga: Polres Tegal Amankan Hari Libur Terakhir Nataru
Mulai dari suasana yang adem, tungku tanah liat sampai aroma sangit kayu bakar yang bikin perut langsung kode keras.
Meski pakai ayam kampung pejantan, tekstur dagingnya sama sekali nggak alot, justru lembut dan gurih.
Sambalnya yang sedikit pedas juga sukses bikin mata auto melek dan nambah nasi atau ketupat.
Warung Rawisan Ninine sendiri bukan pemain baru.
Dirintis sejak 1987 oleh Bu Parsinah di Pasar Tobong, usaha ini kini diteruskan generasi kedua dan ketiga.


