Nggak Baen-baen, "Malang Sumirang" Duta Seni Kota Tegal Sukses Ramaikan Anjungan Jawa Tengah TMII Jakarta
Senin, 20 Oktober 2025 | 05.41

JAKARTA, puskapik.com - Gelaran Duta Seni Kota Tegal di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu 19 Oktober 2025 menuai banyak pujian. Acara yang menggabungkan pertunjukan se...
JAKARTA, puskapik.com - Gelaran Duta Seni Kota Tegal di Anjungan Jawa Tengah Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu 19 Oktober 2025 menuai banyak pujian.
Acara yang menggabungkan pertunjukan seni, pameran ekonomi kreatif dan layanan publik itu dianggap sebagai bentuk inovasi yang membumi.
Ketua Umum Perkumpulan Perantau Jawa Tengah, KRAT Leles Sudarmanto Mangun Nagoro menyebut konsep yang dibawa Pemkot Tegal kali ini tidak biasa.
"Setiap tahun Pak Wali Kota Tegal kalau bikin acara nggak baen-baen. Kali ini bahkan membawa tim kesehatan dari Dinkes agar masyarakat bisa cek kesehatan gratis. Ini langkah luar biasa dan membumi," tutur Leles.
Menurut Leles, kegiatan seperti ini bukan hanya soal promosi budaya, tetapi juga wujud kepedulian nyata pemerintah kepada warganya, termasuk para perantau.
"Kalau bisa, acara seperti ini terus didukung, bahkan dikembangkan ke program sosial seperti mudik gratis. Jadi bukan sekadar nostalgia, tapi ada manfaat langsungnya," ujar Leles.
Pementasan bertajuk ''Malang Sumirang: Kenduri Cinta Mbah Panggung'' yang dibawakan Sanggar Seni Perwitasari menjadi magnet utama acara.
Kombinasi Hiburan dan Pelayanan
Kolaborasi antara seniman, pelaku UMKM dan sejumlah perangkat daerah menghadirkan kombinasi menarik antara hiburan dan pelayanan.
Kepala Badan Penghubung Provinsi Jawa Tengah, Sarido, turut memberikan apresiasi.
"Ini bukan sekadar pertunjukan seni, tetapi juga promosi potensi daerah dan pelayanan langsung kepada masyarakat. Sebuah bentuk inovasi yang patut dicontoh daerah lain," kata Sarido.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, M. Ismail Fahmi menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Tegal memperkenalkan seni budaya daerah ke tingkat nasional.
"Pentas Duta Seni menjadi ajang promosi sekaligus wadah ekspresi bagi pelaku seni. Kolaborasi ini juga memperluas dampak sosial dan ekonomi bagi warga," jelas Fahmi.
Sementara itu, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut.
"Bukan hanya pertunjukan budaya, tapi juga bentuk mempererat silaturahmi dan rasa cinta terhadap Tanah Kelahiran," ujar Dedy Yon.
Selain pentas sendratari, kegiatan ini juga menghadirkan layanan publik dari berbagai OPD, seperti cek kesehatan gratis dari Dinas Kesehatan, layanan kependudukan digital dari Disdukcapil dan pameran produk UMKM unggulan Kota Tegal.***



